31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

K-Pop Menginspirasi Aura Bikin Usaha Camilan ala Korea yang Kini Penjualannya Menjanjikan

BETANEWS.ID, KUDUS – Aura Adellia Fiqri Haryanto terlihat sedang sibuk membuat corndog di outlet Minion Corndog miliknya. Dengan telaten, ia membalut mozarella dengan adonan corndog yang terbuat dengan tepung sampai tertutup sempurna. Setelahnya dilumuri dengan tepung panir dan dimasukan ke dalam wajan berisi minyak goreng.

Tak lupa, corndog dibolak-balik agar matang sempurna. Setelah berwarna cokelat keemasan, corndog ditiriskan kemudian diberi topping cocho dan Milo. Lantas dibungkus dan diberikan kepada pembeli.

Di outlet yang berada di Desa Jepang RT 1 RW 1, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu, Aura membuka usaha di depan rumah orang tuanya dengan berjualan camilan dari Korea Selatan. Menurutnya, usaha tersebut terinspirasi dari kecintaan dengan idol K-Pop yang di idolakannya.

-Advertisement-
Selain corndog, di sini juga tersedia jajanan pentol. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Meski Lokasinya di Dalam Gang, Jajanan ala Korea di Minion Corndog Selalu Ramai Pembeli

“Saya pecinta K-Pop, kerean itu suka liat Youtube mukbang makanan street food Korea Selatan yaitu corndog. Terus saya liat cara bikinnya dari Youtube juga, karena pada saat itu jarang ada yang jual di Kudus. Kepikiran buat jualan ini terus pas jualan banyak peminatnya yaudah diteruskan sampai sekarang,”bebernya Kepada betanews.id, Selasa (23/8/2022).

Aura menambahkan, modal awal untuk berjualan corndog ini berasal dari tabungan sendiri. Tabungan ini didapat dari hasil dirinya berjualan dessert dan toppoki dengan sistem pre-order (PO).

Bagi Aura, merintis usaha Minion Corndog ini tidak mudah, apalagi ketika membuka usaha di bulan Maret 2020 lalu itu, bersamaan dengan adanya kasus Covid-19 masuk Indonesia. Dirinya mengaku sempat ingin menyerah karena adanya lockdown yang berakibat dagangan seringkali tidak laku.

“Dulu baru buka tiga hari ternyata ada corona masuk Indonesia, terus lockdown di mana-mana, alhasil sempat tidak laku berhari-hari. Adonan tiap hari dibuang, kadang juga di bagi-bagi. Bahkan sempet mau tutup saja, tapi Alhamdulillah dapat banyak dukungan dari orang terdekat,” jelasnya.

Aura mengaku, dalam membranding corndog buatanya ia tak cukup banyak modal untuk di promosikan di akun-akun kuliner atau media lain, karena terkendala modal. Meski susah payah ia menyiasati dengan terus membuat banyak postingan melalui Instagram dengan bantuan tagar.

“Dulu branding ini tidak mudah, saya modalnya pas untuk jualan kalau untuk iklan ke akun-akun modalnya kurang. Tapi saya pakai cara posting di Instagram dengan tagar-tagar biar banyak dilihat orang. Alhamdulillah berhasil banyak yang tahu dan beli,” ungkap Aura.

Kini, Minion Corndog sudah banyak dicari dan dikenal banyak orang. Bahkan dirinya terus mengembangkan usahanya dengan menambahkan berbagai menu baru, seperti sate taichan dan nyidam pentol. Terbukti dalam sehari corndog miliknya mampu terjual hingga 80 porsi setiap hari.

Baca juga: Dari Hobi Nonton Drakor, Abi Kini Punya Usaha Jajanan Korea dan Jepang yang Hasilnya Menjanjikan

“Alhamdulillah, untuk corndog sehari bisa jual 50 sampai 80 porsi. Terus ada menu baru juga nyidam pentol dan sate taichan yang banyak direquest sama teman-teman,” tuturnya.

Dirinya berharap, ke depannya Minion Corndog dibuka di berbagai kota agar semua orang dapat merasakan corndog lembut buatanya serta dapat menambah menu lain dan baru.

“Saya berharap Minion Corndog ini bisa buka di tiap-tiap kota, seperti Jepara, Pati, Rembang agar mereka bisa merakan corndog ini. Dan bisa tambah variasi menu lainnya juga,”pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER