31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSBantah Elpiji di...

Bantah Elpiji di Kudus Langka, Disdag Buka-bukaan Kebutuhan Gas 3 Kg di Kota Kretek

BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah kurang lebih sebulan masyarakat Kabupaten Kudus kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Sebab, gas bersubsidi tersebut sebulan terakhir keberadaannya langka. Namun, hal itu ditepis oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti.

Perempuan yang akrab disapa Eti mengatakan, gas elpiji tiga kilogram kalau dikatakan langka itu tidak benar. Karena alokasi kuota gas bersubsidi untuk Kudus masih tetap dan bahkan ada penambahan.

Gas tiga kilogram di salah satu pangkalan di Kudus. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Sudah Sebulan, Elpiji Tiga Kilogram di Kudus Masih Langka

- Ads Banner -

“Jika dikatakan langka itu tidak benar. Karena alokasi kuota gas elpiji tiga kilogram untuk Kabupaten Kudus ditambah 10 persen dari biasanya,” ujar Eti kepada awak media, Rabu (21/9/2022).

Eti beranggapan, susahnya warga Kudus mendapatkan gas elpiji tiga kilogram dikarenakan ada kepanikan. Masyarakat yang tadinya hanya membeli gas elpiji tiga kilogram satu tabung untuk sepekan, karena panik jadinya membeli satu lagi atau lebih sebagai stok.

“Sehingga gas yang di pangkalan cepat habis dan kosong. Itulah seolah gas elpiji tiga kilogram langka,” tandasnya.

Selain itu, kata dia, ada peralihan pelanggan gas elpiji di Kudus. Dari yang semula menggunakan gas non subsidi ke gas bersubsidi. Hal itu dikarenakan gas non subsidi harganya melambung tinggi.

“Karena gas nonsubsidi harganya naik dan mahal, sehingga banyak warga memilih menggunakan gas tiga kilogram yang bersubsidi,” bebernya.

Dia mengungkapkan, bahwa selama ini Kabupaten Kudus mendapatkan alokasi gas melon dari Pertamina sebanyak 766 ribu tabung per bulan. Jika sesuai Kartu Keluarga (KK) paling kebutuhan elpiji tiga kilogram itu sekitar 1,1 juta.

“Jika itu setiap KK satu tabung gas elpiji tiga kilogram. Satu tabung untuk sepekan. Belum lagi para pedagang dan pedagang kaki lima (PKL), itu belum dihitung,” ungkapnya.

Eti pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kudus untuk tidak panik. Menurutnya, gas tiga kilogram itu ada tidak langka. Namun, karena banyak masyarakat yang panik sehingga membeli lebih banyak dari biasanya sebagai stok.

“Mohon warga Kudus agar tidak panik. Gas tiga kilogram tidak langka. Jika langka dan dirasa menghawatirkan kami akan segera meminta tambahan kuota elpiji tiga kilogram,” imbuhnya.

Baca juga: Masih Langka, Dewan Minta Pemkab Lakukan Pendataan Pengguna Elpiji 3 Kg

Sementraa itu, Area Manager Communication, Relations dan CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho mengatakan, tidak ada pengurangan distribusi LPG 3 kilogram ke Kudus. Bahkan di Bulan September ini kuota pengirimannya meningkat, per harinya.

“Di Bulan Juli dan Agustus 2022, penyaluran LPG 3 Kilogram ke Kudus itu 30.622 tabung per hari. Di Bulan September penyalurannya mengalami peningkatan menjadi 31.182 tabung per harinya,” ujar pria yang akrab disapa Brasto beberapa hari lalu.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler