31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Solo Bersholawat Bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Dihadiri Puluhan Ribu Warga

BETANEWS.ID, SOLO – Puluhan ribu masyarakat memadati gelaran Solo Bersholawat di Benteng Vastenburg Solo, Senin (29/8/2022) malam. Puluhan bendera dari berbagai komunitas berkibar dan melantunkan selawat dengan kompak. Tak lupa, penggemar Habib Syech yang sering dipanggil Syekhermania dari berbagai daerah juga hadir untuk berselawat bersama-sama.

Solo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf itu juga dihadiri oleh beberapa tokoh, seperti KH M Hasib Wahab Chasbullah, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Kepala BI Solo dan Pimpinan BI Jawa Tengah, beberapa tokoh ulama, serta beberapa tokoh lainnya.

Puluhan ribu masyarakat menghadiri Solo Bersholawat di Benteng Vastenburg Solo, Senin (29/8/2022) malam. Foto: Khalim Mahfur

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pengukuhan Pengurus Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Solo Raya oleh Ketua DPP Hebitren, KH M Hasib Wahab Chasbullah. Dengan pegukuhan tersebut, diharapkan dapat memantapkan langkah untuk mendorong eskosistem perekonomian syariah melalui program kemandirian ekonomi pesantren dan santripreneur.

-Advertisement-

Baca juga: Gibran Dapat Amanah dari Habib Novel untuk Teruskan Event Solo Bersholawat

Kepala Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengatakan, sebanarnya Hebitren Solo Raya sudah dibentuk sejak 2021 lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, pelantikan kepengurusan harus ditunda terlebih dahulu.

Alhamdulillah dalam kesempatan yang baik ini tadi kita saksikan pengukuhan pengurus Hebitren yang ditujukan untuk mendorong agar pesantren ini dapat mengembangkan potensinya,” tutur Joko.

Menurut Joko, pondok pesantren bisa mandiri secara ekonomi dan dapat memperbaiki fasilitas pendidikannya. Selain itu, para santri juga bisa mengembangkan entrepreneurship menjadi santripreneur.

“Jadi bekal tidak hanya ngaji fikih, tapi juga belajar ngaji sugih (kaya),” ujar Joko.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan Solo Bersholawat tersebut. Habib juga mengajarkan agar para santri tidak hanya belajar ilmu fikih, namun juga belajar berwirausaha.

Baca juga: Ingin Rasakan Kehidupan Pesantren? Santri Weekend di Solo Ini Bisa jadi Pengalaman Menarik

Wong mondok kui dudu belajar fikih tok, tapi yo belajar sugih. Nek ilmu agamane kuat, sugih luwih nyenengke. Agamane kuat, ra patio sugih ya rodok nyenengke  (orang mondok itu tidak hanya belajar fikih saja, tapi ya balajar kaya. Kalau ilmu agamanya kuat, kaya lebih menyenangkan. Agamanya kuat, tapi tidak terlalu kaya juga menyenangkan),” tutur Habib. 

“Jadi allhamdulillah, Hebitren ini akan mengangkat pondok-pondok pesantren jadi pondok-pondok fikih dan sugih (kaya),” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER