BETANEWS.ID, SOLO – Konser Dream Theater yang digelar di Stadion Manahan Solo tinggal menghitung jam saja. Di beberapa sudut stadion, tampak banyak orang bergerombol, ada yang antre membeli tiket on the spot dan ada pula yang hanya sekadar nongkrong sambil menunggu konser.
Selain itu ada pula yang mengerubuti lapak penjual kaus Dream Theater yang banyak bermuncukan di area konser. Mereka menjual berbagai macam kaus bergambar banda asal Amerika Serikat itu.

Nur Hamdan (42) milsalnya. pedagang kaus yang berasal dari Bandung itu mengaku kebanjiran pembeli saat buka lapak di stadion Manahan Solo.
“Dari kemarin tanggal 9 pagi kita udah di sini,” ujar Hamdan kepada Betanews.id, Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Jokowi Diundang Dream Theater Nonton Konser Besok, Akankah Hadir?
Hamdan datang ke Solo membawa 700 kaus. Bahkan di hari pertama jualan, ia sudah bisa menjual hingga 150 buah.
“Range harganya itu Rp100 ribu, dapat bonus topi satu. Ini bahannya katun combed 24s, kalau biasanya kita pakai 30s. Kita pengen ada peningkatan aja, biar lebih enak dipakai,” bebernya.
Lebih dari itu, Hamdan mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekannya sudah sering memproduksi kaus bertemakan konser seperti kali ini. Hamdan bercerita bahwa ia termotivasi ketika pertama kali berjualan pada saat konser Metalica di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta 2013 lalu yang dagangannya laku keras.
“Iseng-iseng kita nonton, kita lihat peluang. Waktu itu kita bikin di 200 buah, itu habis. Sampai kaus yang kita pakai itu pengen dibeli. Jadi kita terinspirasi, termotivasi di situ,” ujarnya.
Pada konser Scorpions di Stadion Kridosono, Yogyakarta 2020 lalu, Hamdan bahkan bisa menjual sebanyak 500 kaus.
Baca juga: Tak Minta Aneh-Aneh, Personel Dream Theater Ingin Disediakan Kuliner Khas Solo
“Selama kita dagang yang paling bayak itu kita di 1.100 kaus di GBK ketika konser Guns N’ Roses (2018),” ujarnya.
Tak hanya Hamdan, masih banyak pedagang yang memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Seperti Irfan Bule (23) yang berasal dari Tangerang. Ia juga mengaku penjualannya sangat bagus.
“Ini bawa 300 lebih kaus. Bahannya katun combed 30s sama sablonnya plastisol. Harganya dari Rp150-200 ribuan,” pungkas Irfan.
Editor: Ahmad Muhlisin

