31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Awalnya Cuma Reseller, Kerja Keras Antarkan Tri Punya Bisnis Kalung Nama Beromzet Ratusan Juta

BETANEWS.ID, JEPARA – Seorang pria tampak sibuk di depan layar komputer di rumah produksi perhiasan monel di Desa Krasak, Kecamatan Pecangan, Kabupaten Jepara. Sambil mendesain kalung bentuk nama, dia terlihat berbincang-bincang dengan beberapa orang yang sedang membuat beberapa aksesoris. Pria itu adalah Tri Ahmad Ridwan (26), pemilik usaha Kalung Nama Murah Handmade.

Di sela-sela aktivitasnya, Tri bersedia berbagi kisah usahannya kepada betenews.id soal usaha Kalung Nama Murah Handmade yang dirintis 2018 lalu.

Kalung nama yang dijual Tri di usaha perhiasan monel miliknya. Foto: Erna Safitri

“Awalnya dulu main kerumah teman yang punya usaha kalung nama di Kriyan. Karena tertarik, saya ikut jualan jadi reseller. Ketika itu, saya masih kerja di pabrik dan kemudian nyambi jualan,” katanya, Kamis (28/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Perhiasan Monel yang Bisa Custom Nama di Jepara Ini Sudah Tembus Pasar Luar Negeri

Dengan modal dari tabungan sebesar Rp10 juta, dirinya mulai menyetok barang dari temannya. Waktu itu, ia membuat lima akun agar jangkauan pembeli semakin luas dan menarik pasaran. Kelima akun itu menjual produk yang berbeda-beda yaitu kalung, gelang, cicin, anting, dan bros.

Cara yang dilakukannya cukup efektif, terbukti dengan semakin banyaknya pemesanan yang membeli aksesoris nama baik kalung, gelang, cincin, anting, dan bros.

Karena aksesoris nama semakin banyak peminat, lanjut dia, banyak orang yang kemudian menjual produk yang sama dengannya. Persaingan harga pun tidak bisa ia hindari. Ditambah permintaan yang semakin banyak, tentu menjadi penjual dengan sistem reseller tak banyak menguntungkan untuknya.

Baca juga: Kisah Huda Cari Rezeki dari Kaligrafi, Pernah Terlilit Utang hingga Tak Dibayar Pemesan

Makanya pada 2021, ia memutuskan untuk membangun usaha aksesoris nama secara mandiri. Berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini ia memiliki 4 karyawan yang terdiri dari admin, perakit dan packing. Untuk pengrajin yang membuat liontin nama, ia terapkan sistem borongan dengan dikerjakan di rumah masing-masing.

DI tempatnya ia menyediakan aksesoris mulai dari kalung, gelang tangan, gelang kaki, cincin, anting, dan bros dengan berbagai model. Harganya sangat terjangkau yakni mulai Rp45 ribu sampai Rp100 ribu.

“Pembelinya berbagai daerah di Indonesia dan sampai ke Taiwan dan Arab. Untuk omzet penjualan sebulan antara Rp150 juta sampai Rp250 juta,” bebernya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER