31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

RSUD Kudus Sentralkan Pelayanan Pasien Airborne atau Penyakit yang Menular Lewat Udara

BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi melakukan sentralisasi pelayanan pasien airborne di gedung TB Center. Dalam gedung TB Center tersebut terdapat pelayanan poliklinik TB DOTS, poliklinik TB MDR, ruang rawat inap TB MDR hingga ICU airborne.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kudus Abdul Hakam mengatakan, pemusatan palayanan pasien airborne disease dilakukan untuk menekan kejadian infeksi akibat pelayanan di rumah sakit secara konsisten. Hal ini mengacu pada PMK 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan angka infeksi atau Healthcare Associated Infections (HAIs), memutus rantai penularan di fasilitas pelayanan kesehatan, serta mencegah terjadinya mikroba Multi Drug Resistant (MDR).

”Kalau dulu poliklinik DOTS masih terpisah, sekarang disentralkan jadi satu gedung yang representatif dengan sirkulasi udara bersih yang baik, karena bersebelahan dengan green hospital,” katanya.

-Advertisement-

Baca juga: Setelah Jalani Perawatan Intensif di RSUD Kudus, 15 Pasien TB-MDR Sembuh

Selain layanan poliklinik, rumah sakit pelat merah itu juga dilengkapi dengan layanan penunjang laroratoium dan layanan spesialis. Sementara dalam upaya melaksanakan program TB, RSUD memiliki 1 dokter spesialis paru, 2 perawat TB SO, 2 perawat TB RO, 1 apoteker, dan 1 analis laboratorium.

Tahun ini penemuan suspek TBC di RSUD dr Loekmono Hadi sampai 17 Juli 2022 ada 621 pasien, kasus TBC SO yang ditemukan dan diobati ada 217 pasien dan kasus TBC RO yang ditemukan dan diobati ada 29 kasus.

Baca juga: Pasien BPJS Bisa Gunakan Layanan Kateterisasi Jantung di RSUD Kudus Mulai 2022

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi berharap, fasilitas TB Center ini bisa diimbangi dengan pelayanan yang semakin meningkat. Dengan demikian, pasien yang datang untuk berobat akan mendapatkan kenyamanan sehingga secara psikologis bisa membantu mereka untuk cepat sembuh.

”Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD dr Loekmono Hadi harus bisa memberikan pelayanan yang bagus dan prima. Kami berikan apresiasi atas desain TB Center ini,” pungkas Andini.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER