BETANEWS.ID, SOLO – Pelatih Tim Nasional Boccia Indonesia Muhamad Bram Riyadi (30) mengatakan bahwa salah satu lawan yang cukup susah untuk ditaklukkan dalam ASEAN Para Games adalah Thailand. Meski demikian, ia optimis anak asuhnya bisa menglahkan tim Gajah Putih.
“Memang kekuatan terbesar Boccia di Thailand, karena dia mempunyai grade di paralimpyc,” kata pria yang kerap disapa Bram itu, Senin (18/7/2022).
Saat ini, pihak terus mengintensifkan latihan dan terus memberikan motivasi dan keyakinan agar atlet Boccia percaya diri untuk menghadapi lawan-lawannya.
Baca juga: Ketua CdM Kontingen Indonesia Optimis Bisa Raih Juara Umum APG 2022
“Untuk target kita menargetkan 1 medali emas untuk di APG ini dan beberapa medali perak yang kita targetkan untuk teman-teman,” ujarnya.
Bram menyebut, pihaknya menyiapkan 12 atlet yang siap bertanding di 8 nomor, yaitu BC 1 male-female, BC 2 male-female, BC 3 male-female, BC 4 male-female, serta 3 nomor untuk 2 berpasangan dan 1 untuk tim 3 lawan 3.
“Kita punya target di BC 2 female. Kebetulan BC 2 kita lawan Thailand, ya target kita seperti itu,” ujarnya.
Baca juga: Semua Venue Siap Digunakan, Menpora Optimis APG XI 2022 Akan Berjalan Sukses
Lebih lajut, Bram mengatakan bahwa para atet sudah bersiap hingga tahap pra kompetisi sejak Juli ini.
“Kita udah finalisasi. Kita sudah observasi kepada atlet untuk memanajemen waktu terkait pertandingan maupun terkait pemainan. Kita pelatnas (pelatihan nasional) dari NPC sudah mulai Oktober 2021 karena kita di sini ada yang persiapan untuk Guangzhou dan APG Solo ini,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

