Meski Sudah Mampu Jual 100 Ekor, Syahid Sebut Penjualan Kambing Kurban Tahun Ini Lesu

BETANEWS.ID, KUDUS – Nur Syahid (68) terlihat memberi makan puluhan kambingnya. Tak berapa lama datang salah satu pelanggan dan membeli satu ekor kambingnya. Meski sudah terjual 100 ekor, Nur Syahid mengaku penjualan kambing jelang Iduladha tahun ini lesu.

Syahid, begitu ia akrab disapa mengatakan, setiap tiga pekan jelang Iduladha ia selalu menyediakan ratusan ekor kambing untuk mereka yang ingin berkurban. Tiga hari jelang Hari Raya Iduladha sudah ada 100 kambing yang terjual.

Pelanggan saat membeli kambing kurban dari kandang milik Nur Syahid. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Meski Ada PMK, Peternak Kerbau di Kudus Ini Justru Kewalahan Layani Orderan Hewan Kurban

-Advertisement-

“Meski sudah terjual 100 ekor, tapi menurutku penjualan kambing kurban tahun ini lesu. Sebab tahun sebelumnya saya bisa menjual lebih banyak lagi,” ujar Syahid kepada Betanews.id, Kamis (7/7/2022).

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus itu mengatakan, penurunan penjualan kambing kurban bukan dikarenakan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebab hal itu sudah terjadi selama lima tahun terakhir.

“Mungkin karena bakul kambing kurban sudah banyak. Sehingga makin ketat persaingannya. Dulu itu, setiap jelang Hari Raya Iduladha saya mampu jual 300 ekor kambing kurban,” beber Syahid.

Dia mengatakan, menjual kambing jenis randu. Karena untuk kurban, kambing yang dijualnya khusus pejantan. Untuk harga mulai Rp 3 juta sampai Rp 5,5 juta per ekor, tergantung besar dan kecil kambing.

“Pembeli rata-rata sudah langganan. Tidak hanya orang Kudus saja, tapi juga ada pelanggan dari Jepara dan Demak,” ungkapnya.

Baca juga: Dianggap Percuma, Dispertan Kudus Tak Akan Suntikkan Vaksin PMK ke Hewan Kurban

Dia mengatakan, kambing yang dijualnya itu dalam keadaan sehat. Bahkan ia pun berani menjamin, jika kambing yang dibeli darinya sakit, maka akan digantinya dengan kambing lainnya yang sehat.

“Itu garansi dari saya. Beli kambing di sini kok sakit, bawa ke sini lagi, langsung tak ganti dengan kambing lain yang sehat,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER