31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Meski Ada PMK, Peternak Kerbau di Kudus Ini Justru Kewalahan Layani Orderan Hewan Kurban

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan kerbau tampak lahap memakan rumput di kandang milik Khunut di Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Banyaknya kerbau itu telah laku semua dan diberikan tanda nama pengenal, supaya tidak tertukar satu sama lain.

Khunut mengatakan, saat ini ia mengaku kewalahan menerima pemesanan kerbau untuk acara kurban maupun hajatan. Dengan jumlah total 40 ekor kerbau di kandangnya saat ini, semuanya sudah milik pembeli.

Menurut Khunut, saat ini masih banyak pembeli yang menunggu kerbau darinya. Sebab tempatnya itu memang terkenal menjual hewan yang bagus, bersih, dan pengiriman yang bisa dipercaya. Di tempatnya itu, harga kerbau berkisar Rp22 juta hingga Rp27 juta, tergantung besar kecil kerbau tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Meski PMK Mewabah, Harga Ternak untuk Kurban di Kudus Malah Naik Tinggi

“Tahun ini saya rasa ada peningkatan peminat dari tahun sebelumnya. Semua kerbau yang ada di sini sudah ada pemiliknya. Bahkan masih banyak orang yang menunggu saya ada stok kerbau lagi,” beber Khunut kepada betanews.id, Rabu (25/5/2022).

Dengan banyaknya pemesan ini, ia pun tak gegabah untuk mendatangkan kerbau banyak lagi, lantaran penyakit PMK yang saat ini sedang mewabah. Ia juga memastikan hewan yang akan didatangkan untuk dijualnya kembali itu tidak menulari kerbau yang berada di sana.

“Saat ini saya fokus merawat hewan yang ada di kandang terlebih dahulu. Tidak berani datangkan dahulu. Sementara yang ada di kandang kita jaga dan kita rawat, jangan sampai yang baru datang itu membawa virus,” jelasnya.

Baca juga: Ada 8 Sapi Tertular PMK, Ternak Daerah Lain yang Ingin Dijual di Kudus Harus Penuhi Syarat Ini

Meski ada penyakit PMK, kata Khunut, harga pasaran kerbau tidak turun malah melambung tinggi. Hal tersebut dikarenakan peternak kerbau di Kudus sangat terbatas, sedangkan di sisi lain maraknya penyakit PMK yang membuat barang terbatas.

“Peminatnya masih banyak dan dikira harga kerbau murah, karena ada penyakit. Padahal di pasaran harganya melambung tinggi. Untuk tahun ini peminatnya meningkat, yang dulu ambil dua kini bisa pesan 4 bahkan 5 ekor. Namun stok terbatas,” ungkap bapak tiga anak tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER