31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Meski PMK Mewabah, Harga Ternak untuk Kurban di Kudus Malah Naik Tinggi

BETANEWS.ID, KUDUS – Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia ternyata tidak mempengaruhi harga ternak untuk kurban di Hari Raya Iduladha. Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Agus Setiawan mengungkapkan, harga ternak di pasaran justru malah cenderung naik hingga mencapai jutaan per ekor.

“Kenaikan harga ternak di tengah maraknya wabah PMK ini mencapai Rp5 juta per ekor. Itu untuk jenis ternak sapi dan kerbau,” ujar pria yang akrab disapa Agus kepada Betanews.id, Rabu (25/5/20222).

Dia pun kemudian merinci harga pasaran ternak di Kudus. Harga sapi sekarang berkisar Rp23 juta dari sebelumnya Rp 18 juta per ekor; kerbau sekarang Rp26 juta dari sebelumnya seharga Rp21 juta per ekor.

-Advertisement-

Baca juga: Gawat, 8 Ternak di Kudus Positif PMK, Diduga Ketularan dari Sukolilo Pati

Dia pun mengira, kenaikan harga ternak tersebut dikarenakan sudah menjelang Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban. Di mana masyarakat banyak yang sudah mencari ternak untuk dijadikan kurban.

“Mungkin penyebabnya sudah jelang Hari Raya Iduladha. Jadi harga ternak naik,” ungkapnya.

Baca juga: Ada 8 Sapi Tertular PMK, Ternak Daerah Lain yang Ingin Dijual di Kudus Harus Penuhi Syarat Ini

Terpisah, pedagang hewan kurban spesialisasi kerbau yakni Khunut mengatakan, harga kerbau tahun ini tetap mengalami kenaikan, meskipun ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Bahkan kenaikannya lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Setiap tahun harga kerbau untuk kurban memang naik. Biasanya kenaikan itu sekitar Rp500 ribu per ekor. Namun, tahun ini kenaikan harga kerbau malah Rp1 juta per ekor. Padahal ada wabah PMK,” ujar warga Desa Berugenjang tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER