Menikmati Wisata Alam di Demak Green Garden, Banyak Pilihan Wahana yang Seru dan Menarik

BETANEWS, KUDUS – Sepanjang jalan menuju perbatasan Kecamatan Karanganyar-Mijen, Kabupaten Demak, terlihat hamparan sawah membentang luas. Namun siapa mengira, kalau di tengah-tengahnya terdapat sebuah wisata alam keluarga yang dikenal dengan Demak Green Garden atau DeGeGa.

Wisata yang berada di Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak itu, baru berdiri sejak tahun 2020.

Heri, HRD Manajer DeGeGa mengatakan, destinasi alam ini dulunya adalah Rawa Mijen yang tidak difungsikan. Melihat situasi itu, kemudian muncul ide untuk memanfaatkan sawah yang tidak produktif tersebut menjadi tempat rekreasi murah dan ramah lingkungan.

-Advertisement-
DeGeGa juga terdapat wahana untuk bermain jetsky. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Demak Green Garden, Wisata Air Terbesar di Demak yang Punya Banyak Wahana Seru

“DeGeGa dulunya itu Rawa Mijen yang tidak difungsikan. Lalu muncul ide, bagaimana sawah yang tidak berproduksi bisa dimanfaatkan. Akhirnya lahirlah gagasan membuat wisata yang murah, ramah lingkungan dan ramah masyarakat,” kata Heri kepada betanews.id, Sabtu (9/7/2022).

Mengambil konsep green garden atau taman hijau, Heri menerangkan, DeGeGa memiliki banyak pilihan wahana seru dan menarik. Terdapat sebelas macam sarana hiburan berbayar yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Di antaranya, jetski dengan harga tiket Rp 120 ribu, bebek air Rp 20 ribu, delman Rp 30 ribu, ATV Rp 30 ribu, waterboom Rp 10 ribu, minicar Rp 15 ribu, scooter Rp 25 ribu, kereta Rp 25 ribu, sepeda Rp 10 ribu, motocross Rp25 ribu, mandi bola Rp 10 ribu dan trampolin Rp10 ribu.

“Dari sebelas wahana di DeGeGa, yang paling banyak diminati waterboom. Sementara ini, baru sebelas wahana permainan dan bakal ada wahana baru lagi,” terangnya.

Heri melanjutkan, rencana ke depan, tempat rekreasi alam ini akan ditambahi beberapa wahana baru, yakni flying fox, agro, motocross dan Jeep.

“Target libur Natal dan tahun baru, kita sudah ada wahana baru yaitu flying fox dan sirkuit,” imbunya.

Baca juga: Menikmati Segarnya Udara di Wisata Hutan Pinus Jepara yang Jadi Primadona Wisatawan

Selain wahana, pengunjung juga disuguhi dengan berbagai macam kuliner yang dijual di DeGeGa. Heri menjelaskan, baik karyawan kafe, wahana dan tukang kebun melibatkan masyarakat sekitar yang tinggal di Demak. Untuk jumlah pekerjanya, terhitung 60 orang yang bergabung dalam pengelolaan wisata DeGeGa.

“Tim pekerja dari Demak Green Garden ini, dari mulai wahana, loket, kebun, dan kebersihan terhitung kurang lebih 60 orang. Kebanyakan berasal dari Kabupaten Demak. Kami buka mulai jam 8 sampai jam 5 sore,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER