BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria tampak melayani pelanggan di tokonya yang berada di Desa Loram Wetan RT 2 RW 3, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Usai melayani pelanggan, ia bersama istrinya kemudian menata dan mengemas boneka berbentuk unta. Pria tersebut yakni Kusnan (45) Owner Barokah Toys.
Di sela aktivitasnya, Kusnan berkisah tentang usahanya bertahan di kala pandemi. Sebab, sebelum pandemi, Barokah Toys memang fokus memproduksi boneka souvenir untuk haji berbentuk unta. Setiap masa musim haji, ia bisa memproduksi dan menjual hingga 10 ribu boneka.

Baca juga: Senyum Owner Barokah Toys di Musim Haji, Mampu Jual 2 Ribu Boneka Unta
“Saya ingat waktu itu, dapat pesanan 10 ribu boneka unta untuk souvenir haji. Namun, tiba-tiba ada pandemi Covid-19 dan Pemerintah Arab Saudi melarang jemaah haji dari berbabagi negara, termasuk Indonesia. 10 ribu boneka souvenir haji yang kami produksi itu pun tak jadi diambil pemesan,” ujar Kusnan kepada Betanews.id, beberapa hari lalu.
Padahal, kata dia, pesanan 10 ribu boneka souvenir haji itu hanya bermodal kepercayaan, sehingga tak pakai uang muka. Sebab pemesannya merupakan pelanggan lama dan sudah bertahun-tahun.
“Karena pelanggan lama, jadi tak pakai uang muka. Semua modal dari saya, termasuk bahan dan ongkos tenaga untuk 30 karyawan,” jelasnya.
Ia juga tak menyalahkan pelanggan tersebut menggagalkan pesanan bonekanya. Karena ia menyadari itu bukan kesalahan pelanggan, tapi karena keadaan.
“Kami pun menerimanya saat pelanggan tidak jadi mengambil pesanan. Akhirnya 10 ribu boneka itu saya bungkus plastik dan kami timbun. Sebab kami percaya keadaan itu akan berakhir dan keran haji dan umrah akan dibuka lagi,” ungkapnya.
Dia pun bersyukur, pandemi tahun ini sudah mereda. Pemerintah Arab Saudi sudah membuka keran kuota haji dan umrah. Hal itu tentu berdampak positif pada usahanya. 10 ribu boneka unta untuk souvenir haji yang dua tahun ditimbunnya pun akhirnya laku.
Baca juga: Boneka Teddy Bear di Istana Boneka Paling Laris, Membernya Sering Dapat Promo Menarik
“Alhamdulillah, souvenir haji boneka unta sebanyak 10 ribu yang kami timbun sudah mulai diambil pelanggan. Meski belum maksimal, setidaknya ini kabar baik,” ujarnya.
Dia pun berharap, keadaan tahun depan bisa lebih baik. Penjualan boneka unta untuk souvenir haji bisa lebih banyak.
“Harapannya tahun depan tentu bisa lebih baik. Permintaan boneka lebih banyak lagi,” harapnya.
Editor : Kholistiono

