31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaEKONOMIPMK Meluas, Penjualan...

PMK Meluas, Penjualan Daging di Pasar Bitingan Kudus Mulai Lesu

BETANEWS.ID, KUDUS – Meluasnya penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kudus, berimbas pada penutupan Pasar Hewan di Kota Kretek. Penutupan Pasar Hewan tersebut pun dikhawatirkan berdampak terhadap stok daging di Kudus langka.

Hal itu diungkap oleh salah satu pedagang daging di Pasar Bitingan Kudus yakni Suriah (53). Dia mengaku, sebagai pedagang daging tentu khawatir dengan banyaknya ternak yang terjangkit PMK. Apalagi dengan ditutupnya pasar hewan, ia khawatir stok daging di Kudus akan langka.

Aktivitas penjualan daging di Pasar Bitingan. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : 176 Ternak Terindikasi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Kudus Ditutup

- Ads Banner -

“Tentu saya khawatir, takutnya nanti stok daging di Kudus langka. Namun, untuk saat ini pengiriman daging dari tempat jagal masih lancar,” ujar perempuan yang akrab disapa Ria kepada Betanews.id, Sabtu (4/6/2022).

Ria mengungkapkan, merebaknya penyakit PMK pada ternak untuk saat ini belum berpengaruh pada harga daging. Untuk daging sapi harganya masih Rp 125 ribu per kilogram, sedangkan harga daging kerbau juga masih Rp 135 ribu per kilogram.

“Untuk harga belum ada kenaikan. Namun, untuk penjualan daging mulai lesu,” ucapnya.

Hal senada juga diungkap oleh pedagang daging sapi dan kerbau lainnya Sri Eni (49). Perempuan yang biasa disapa Eni itu mengatakan, PMK yang merebak ini mengakibatkan penjualan daging di lapaknya menurun.

“Sejak ramai-ramai penyakit hewan itu, penjualan daging turun. Turunnya lumayan sekitar 20 persen,” ujar Eni.

Dia mengatakan, sebelum ada kasus PMK biasanya ia mampu menjual daging sebanyak 70 kilogram sehari. Namun, sejak 10 hari yang lalu ia hanya mampu menjual 50 kilogram sehari.

Baca juga : Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Hartopo Minta Ternak Diberikan Antibiotik

“Selain permintaan turun, distribusi daging dari tempat jagal juga mulai dikurangi. Untuk harga daging masih tetap stabil dan belum kenaikan,” bebernya.

Ia pun berharap, pemerintah segera bisa megatasi virus PMK yang mewabah. Agar masyarakat tak khawatir serta stok daging di Kudus tetap aman.

“Harapannya semoga PMK ini bisa teratasi. Agar stok daging di Kudus tetap aman, sehingga pedagang seperti saya ini masih tetap bisa berjualan,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler