31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaKISAHPersiapkan Masa Depan,...

Persiapkan Masa Depan, 2 Mahasiswa UMK Ini Rintis Toko Rokok dari Hasil Nabung

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua mahasiswa jurusan Hukum di Universitas Muria Kudus nekat membangun usaha toko rokok bernama Tabaco Klinik & Cigarette dengan uang tabungannya. Mereka adalah Rosyida Ummikharir (21) dan Akhmad Fatin Fairus (22).

Ditemui di toko rokoknya, yang berada di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Desa Langgardalem, Kecamatan Kudus, Fatin menjelaskan, bisnis yang terinpirasi dari Yogyakarta itu baru dirintis pada Desember 2021 lalu.

Fatin menata tembakau gayo dijual di Toko Tabaco Klinik & Cigarette. Foto: Kartika Wulandari

“Usaha toko rokok ini terinspirasi dari kota Jogja. Jadi di sana banyak sekali toko rokok yang menjual aneka tembakau. Karena di Kudus tidak ada, saya nekat buka usaha dengan teman saya. Total modal Rp30 juta, iuran masing-masing Rp15 juta,” bebernya, Kamis (9/6/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Di Tabaco Klinik & Cigarette, Rokok yang Familiar hingga yang Langka Ada Semua

Uang itu, lanjut dia, untuk menyewa kios Rp9 juta, renovasi Rp7 juta, dan sisanya untuk membeli stok tembakau dan rokok yang jarang ditemui.

Saat awal usaha, mereka berdua belajar otodidak tentang tembakau secara detail dari teman-temannya asal Yogyakarta. Karena Fatin mengakui, saat awal merintis, mereka awam sekali dengan dunia rokok dan tembakau.

“Yang penting kita belajar dan berusaha saja. Tentang berhasil atau tidak urusan belakangan. Saya juga sudah siap jika rugi, soalnya kalau takut terus tidak akan maju dan teralisasi,” tambahnya.

Baca juga: Modal Rp100 Ribu, Bisnis Pouch 2 Mahasiswa Ini Makin Berkembang dan Kini Beromzet Jutaan

Kini, setelah enam bulan berjalan, Fatin membeberkan jika tempat usahanya itu semakin ramai pembeli. Sekarang kalau ramai satu minggu bisa terjual satu sampai dua kilogram. Mereka itu membeli dari 30 jenis tembakau dan 200 merek rokok yang susah ditemui di Kudus.

Alhamdulillah setelah enam bulan berjalan, penjualanya semakin baik. Mungkin karena rokok naik jadi banyak warga Kudus yang akhirnya memilih untuk membeli tembakau karena lebih murah,” tutup Fatin.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler