Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Tetap Nekat Jual Ternaknya di Pinggir Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pasar Hewan di Desa Gulang, Kecamatan Gebog, Kudus ditutup hari ini, Rabu (8/6/2022). Hal itu sebagai pencegahan penularan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). Tampak di gerbang masuk pasar hewan tersebut ditempel banner bertuliskan “Pasar Hewan Ditutup Sementara mulai tanggal 8-19 Juni 2022”.

Namun, di depan Pasar Hewan tersebut, puluhan pedagang terlihat masih tetap menjajakan ternaknya. Mayoritas mereka menjual kambing, sedangkan hewan kerbau dan sapi tidak ada.

Pedagang jual ternaknya di depan pasar, karena pasar hewan ditutup. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: 176 Ternak Terindikasi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Kudus Ditutup

-Advertisement-

Salah satu pedagang kambing yakni Surakhman (50) menuturkan, penutupan pasar hewan tersebut dianggapnya tidak adil. Menurutnya, penutupan itu juga harus memikirkan pedagang ternak kecil, di antaranya kambing.

“Yang terkena penyakit PMK itu kan kebanyakan ternak besar, sapi dan kerbau, tidak kambing. Harusnya pemerintah juga memikirkan kami para penjual kambing,” ujar pria yang akrab disapa Jenggot kepada Betanews.id, Rabu (8/6/2022)

Dia mengatakan, pasar hewan di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus ini tidak setiap hari buka, tapi setiap pasaran Kliwon atau lima hari sekali. Sehingga, meski di tutup, ia dan pedagang kambing lainnya terpaksa berjualan kambing di depan pasar yang juga di tepi jalan raya.

“Ini kan bagian dari ikhtiar dan usaha agar kambing kami laku terjual. Kalau di rumah, kambing di kandang yang beli siapa?,” tanyanya.

Dengan ditutupnya pasar hewan tersebut, kata dia, pengunjung yang datang pun sedikit. Sehingga berpengaruh pada penjualan. Biasanya, sehari ia bisa menjual 15 ekor kambing, sekarang belum ada yang laku.

“Karena pasar ditutup, otomatis pembeli sepi. Saya hari ini hanya bawa sembilan ekor, tapi belum ada yang laku. Semoga nanti agak siangan pada laku,” ucapnya.

Keluhan juga diungkapkan oleh pedagang kambing lainnya yakni Sukari (60). Pedagang kambing dari Sukolilo, Pati itu mengaku tidak tahu pasar hewan di Desa Gulang hari ini tutup. Sehingga ia pun tetap berangkat menjual kambingnya.

“Saya tidak tahu kalau hari ini tutup, makanya saya tetap berangkat membawa tiga kambing untuk dijual,” ujarnya.

Baca juga: 5 Pasar Hewan di Pati Ditutup Mulai Hari Ini, Ada Beberapa Pedagang yang Kecele

Karena pasar ditutup ia pun mengaku menjual rugi tiga kambing yang dibawanya. Sebab pengunjung pasar sepi, kalau dijual dengan harga yang ditetapkannya dari rumah, takutnya malah tidak laku.

“Jauh-jauh dari lain daerah jadi terpaksa tiga kambing saya jual rugi. Yang penting laku dan jadi uang,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER