31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tak Diizinkan Kerja oleh Suami, Ira Isi Waktu Luang dengan Merajut yang Produknya Ternyata Keren-keren

BETANEWS.ID, KUDUS – Di depan teras sebuah rumah yang terasa sejuk, dua orang perempuan tampak sedang merajut. Di depan mereka, terpajang aneka produk rajut. Satu di antara perempuan tersebut yakni Retno Miranti (51) pemilik dari RA Craft.

Ditemui di rumah yang berada di Dukuh Kramat Besar, Desa Kramat, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, perempuan yang akrab disapa Ira itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia menuturkan, mulai membikin produk rajutan sejak tahun 1996.

Ira saat membuat produk rajut. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Aneka Kerajinan Rajut Karya Warga Kudus Ini Pelanggannya Sampai Luar Jawa

-Advertisement-

“Setelah lulus kuliah saya menikah. Karena suami tidak mengizinkan saya bekerja, untuk mengisi waktu luang saya pun bikin produk rajut. Untuk keterampilam merajut saya sudah bisa dari kecil. Karena memang merajut adalah keterampilan turun-temurun yang diajarkan sejak eyang buyut,” ujar Ira kepada Betanews.id, Kamis (19/5/2022).

Dia menuturkan, produk rajut yang dibikinnya pertama itu taplak meja dan badcover. Setelah produk rajutannya jadi, temannya yang melihat pun langsung membelinya. Sehingga ia pun membuat produk rajutan lebih banyak lagi.

“Dari teman satu ke teman lain itulah, kemudian saya dapat banyak pesanan produk rajut. Namun, saat saya memiliki anak pertama, usaha rajut itu sempat terhenti. Hingga enam tahun yang lalu saya mulai merajut lagi,” ungkapnya.

Perempuan yang dikaruniai tiga anak itu mengatakan, saat ini produk rajut yang dibikinnya lebih banyak. Di antaranya, sepatu rajut, tas, syal, topi, outer, baju anak, badcover dan lainnya.

“Untuk harga bervariatif, mulai Rp 25 ribu sampai Rp 250 ribu per pcs,” beber Ira.

Dia menuturkan, produk rajutnya lumayan diminati. Peminatnya tidak hanya warga Kudus saja, tapi juga banyak yang lain daerah. Di antaranya, Yogyakarta, Jakarta, Lampung, Kalimantan dan sekitaran eks Karesidenan Pati.

Baca juga: Produk Rajut Essa Colection Diminati Konsumen Hingga Mancanegara

Karena merajut adalah keterampilan turun-temurun dari eyang buyutnya, ia pun berharap anaknya juga menekuni merajut. Agar mereka punya bekal keterampilan.

“Sehingga nanti jika sudah berkeluarga, suami mereka tak mengizinkan bekerja, anak saya punya keterampilan yang mampu menghasilkan uang. Merajut kan bisa dikerjakan di rumah tanpa meninggalkan kewajiban jadi ibu rumah tangga,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER