Pameran dan Bazar Keris di DPRD Solo Tampilkan 106 Keris

BETANEWS.ID,SOLO – Sebagai wujud kecintaan pada keris, paguyuban Nunggak Semi yang bekerjasama dengan DPRD Kota Solo menggelar Bazar dan Pameran Keris di Halaman DPRD Solo. Pameran 106 keris itu dibuka oleh Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Sabtu (14/5/2022), dan akan berlangsung hingga Minggu (15/5/2022).

Tak hanya sekadar pameran, kegiatan tersebut juga memfasilitasi masyarakat umum yang ingin masuk dalam bursa jual beli keris di Halaman DPRD Kota Solo itu.

Teguh Prakosa saat menghadiri pameran Keris di DPRD Solo. Foto: Ist

Teguh memberikan apreisasi terhadap panitia yang  telah meyelenggarakan event tersebut. Menurutnya, melestarikan budaya peninggalan yang telah disahkan oleh UNESCO tersebut merupakan salah satu bentuk cinta NKRI.

-Advertisement-

Baca juga: Tambah Lokasi CFD, Pemkot Solo Ingin Tampung Lebih Banyak PKL

“Cinta NKRI bukan hanya diucapkan kata-kata, tapi kita buktikan dengan melestarikan budaya. Termasuk hari ini kita menampilkan keris-keris sebagai bentuk pelestarian budaya,” jelas Teguh.

Menurut Teguh, kegiatan serupa harus terus dilaksanakan agar masyarakat tidak lupa dengan budaya nenek moyang. Apalagi, dengan diakuinya keris oleh UNESCO, sudah menjadi kewajiban generasi muda untuk melestarikannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengangkat kembali budaya per-kerisan yang ada di Solo. Apalagi selama pandemi, para pecinta dan pemerhati keris tidak ada kegiatan serupa.

“Kemarin kan dari temen-temen Nunggak Semi bekerja sama, mohon izin ke kami, DPRD, untuk menggunakan tempat di DPRD. Dan kita izinkan, karena waktunya kan di luar jam kerja, Sabtu, Minggu selesai,” kata Budi.

Baca juga: Ini Rute Pengalihan Arus saat Ada CFD di Solo

Di samping itu, Budi juga berharap dengan  adanya kegiatan tersebut juga bisa mendukung program pemerintah untuk konsern mendukung pemulihan ekonomi.

“Setelah kemarin pandemi Covid, tiga tahun yang kita alami, teman-teman paguyuban pecinta keris ini nggak bisa bergerak ke mana pun. Ini awal, mudah-mudahan kegiatan dua hari ini sukses. Dan tentunya akan dievaluasi untuk kegiayan berikutnya. Dan harapannya menjadi pemicu untuk paguyuban yang lainnya untuk bergerak bersama,” turup Budi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER