31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaSOLOTambah Lokasi CFD,...

Tambah Lokasi CFD, Pemkot Solo Ingin Tampung Lebih Banyak PKL

BETANEWS.ID, SOLO – Car Free Day (CFD) di Kota Solo kembali digelar Minggu 15 Mei mendatang. Selain dapat berolahraga, hal yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat saat CFD adalah kulinernya. Hal inilah yang membuat Pemerintah Kota Solo menambah lokasi CFD, agar bisa menampung pedagang lebih banyak.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi menjelaskan, CFD yang tadinya berada di Jalan Slamet Riyadi akan diperpanjang hingga Jalan Jenderal Sudirman. Nantinya, para pedagang kaki lima akan diatur dengan sistem zonasi di beberapa tempat yang telah disediakan.

Jalan di Kota Solo yang akan digunakan untuk Car Free Day. Foto: Khalim Mahfur.

Rinciannya, 26 PKL di halaman Dinas Sosial, 11 PKL di halaman Dinas Tenaga Kerja, 137 PKL di sekitar Graha Wisata termasuk di Museum Radya Pustaka, 251 PKL di Galabo, 550 PKL di halaman Benteng Vastenburg, dan bila perlu di halaman Balai Kota dapat menampung 137 PKL. Dari seluruh lokasi itu, jumlah total PKL yang akan jualan berjumlah 1.118 PKL.

- Ads Banner -

Baca juga: Kabar Gembira, Gibran Bolehkan CFD Kembali Digelar

“Oleh Bapak Wali Kota, untuk ujicoba ini yang pertama memanfaatkan kantung-kantung yang ada di fasilitas pemerintah,” tuturnya, ketika ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (13/5/2022).

Heru melanjutkan, pedagang yang berjualan di beberapa kantung halaman milik Pemerintah itu sebelumnya harus mendaftar terlebih dahulu dan harus ber-KTP Solo.

“Diprioritaskan bagi PKL warga Solo, ber-KTP Solo yang sudah terdaftar dan mendaftar,” jelasnya.

Adapun pendaftaran PKL sudah dimulai sejak dua hari yang lalu, dan menurur Heru, pihaknya sudah menutup pedaftaran pada hari ini. Tercatat, sudah ada sekitar 300-an pedagang yang terdaftar dan dapat berjualan pada saat CFD.

“Terus Bapak Wali kota juga mengizinkan Citywalk digunakan untuk berjualan. Itu mulai perempatan Ngapeman sampai perempatan Gendengan. Kalau kita melihat data di situ bisa menampung 800-an PKL,” kata dia.

Baca juga: Tak Hanya di Jalan Slamet Riyadi, CFD Solo Akan Sampai Jalan Jenderal Sudirman

Khusus tambahan PKL yang berada di lokasi tersebut, tidak semuanya pedagang yang ber-KTP Solo, melainkan pedagang lama yang memang sudah berjualan di tempat tersebut.

Lebih lanjut, Heru mengatakan bahwa imbauan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo bahwasanya makanan yang dijual diminta menggunakan wadah sekali pakai. Hal tersebut guna mengantisipasi adanya penyebaran penyakit hepatitis misterius yang saat ini menghantui masyarakat.

“Imbauan bagi pedagang adalah menghindari atau mengurangi kegiatan-kegiatan yang banyak cuci piring, gelas, sendok, dan lain sebagainya. Sebisa mungkin makanan-makanan yang siap saji. Selain untuk menjaga kebersihan itu juga yang saat ini yang sangat menonjol adalah Hepatitis Akut,” pungkas Heru.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler