BETANEWS.ID, YOGYAKARTA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menerima gelar doktor Honoris Causa di bidang transportasi dari Universitas Gadjah Mada, Senin (23/5/2022). Anugerah tersebut diberikan atas kinerja Budi Karya Sumadi yang telah membangun sistem transportasi lebih kuat.
Selain itu, UGM juga menilai Menhub Budi Karya Sumadi berhasil menghubungkan daerah-dareah terpencil dengan transportasi yang memadai, serta mengembangkan moda transportasi yang ramah lingkungan dan sustainable.

Pemberian gelar itu dihadiri oleh sejumlah anggota DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar bahkan memuji sosok Budi yang berkomitmen tinggi terhadap profesinya dan sangat berpengalaman.
Baca juga: Empat Daerah di Jateng Resmi Dipimpin Pj, Ganjar : ‘Jaga Integritas, Jangan Main-main’
“Memang layak dapat anugerah ini. Satu yang membahagiakan adalah pada saat setelah dua tahun menahan diri, alhamdulillah kemarin mudiknya relatif lancar,“ kata Ganjar.
Apalagi momen Mudik Lebaran 2022, yang disebut Ganjar berjalan relatif baik dan lancar. Budi Karya juga melahirkan sejumlah terobosan mudik yang sangat efisien. Salah satunya mudik gratis dengan kapal.
“Merayu rakyat agar yang naik sepeda motor tidak masuk ke jalan raya, maka diangkut semua pakai kapal, itu menurut saya keren,” ujarnya.
Selain terobosan saat Mudik Lebaran 2022, lanjut Ganjar, Budi juga sedang mengerjakan terobosan moda transportasi ramah lingkungan.
“Hari ini yang beliau sedang kembangkan, ada motor baterai itu yang sekarang Pak Budi Karya sedang kembangkan. Sistem transportasi yang ramah lingkungan, pakai baterai,” katanya.
Baca juga: Beri Kuliah Umum di Ubaya, Ganjar Sebut Intoleransi dan Radikalisme Jadi Masalah Serius di Indonesia
Sebagai sesama pengurus Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar mengaku banyak dibimbing oleh Budi Karya. Meski lebih senior secara angkatan dan usia, Ganjar mengatakan Budi Karya sangat rendah hati.
“Saya senang sebagai teman yang sangat lama apalagi di Kagama kita bareng terus, dedikasinya luar biasa dan beliau sangat low profile untuk mengerjakan kerjaan segede itu tapi masih rendah hati,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

