BETANEWS.ID, PATI – Jembatan Juwana yang berada di Jalur Pantura Pati-Rembang, saat ini masih ditutup. Hal itu imbas dari kebakaran yang terjadi pada hunian liar yang berada di kolong jembatan Juwana pada Minggu (22/5/2022).
Meski begitu, untuk kendaraan sepeda motor dan kendaraan pribadi masih diperbolehkan untuk lewat. Sedangkan untuk mobil muatan berat dialihkan.

Baca juga : Kebakaran di Starindo Tak juga Padam, Kendaraan di Jalur Pati-Kudus Mengular Hingga 1 Km
“Untuk saat ini tidak direkomendasikan dilewati truk dan bus. Untuk sepeda motor dan kendaraan pribadi saja yang bisa,” ungkap Koordinator Konstruksi PT Bukaka Teknik Utama, Jakarta, Jasmin kepada awak media, Senin (23/5/2022).
Rencana awal, jembatan tersebut akan dibongkar pada 4 Juni 2022 mendatang. Namun karena kondisi jembatan yang saat ini melengkung akibat terbakar, pembongkaran jembatan pun dipercepat. Arus lalu lintas pun akan langsung ditutup dan jalan akan dialihkan ke Jembatan Juwana Selatan atau Lingkar Juwana.
“Dengan kejadian ini mungkin akan dipercepat pembongkaran dan langsung ditutup saja. Jadi (arus lalu lintas) dialihkan jalan ke sebelah, contra flow,” ungkapnya.
Saat ini, pihaknya masih fokus menata pengalihan arus lalu lintas. Sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya perlu mengantongi izin dari Polres, Dishub dan Bupati Pati.
“Tutup total tergantung izin dari Polres, Dishub dan Bupatinya. Kita (melakukan) pembongkaran selesaikan administrasi di situ. Pembongkaran total sekitar sebulan baru selesai. Kita sekarang baru menata pengalihan arus lalu lintas. Pengecekan kondisi di sini juga,” paparnya.
Baca juga : Pabrik Dua Kelinci Kebakaran, Api Diduga Berasal dari Gudang Pengeringan
Kondisi jembatan yang melengkung menurut Jasmin akibat terbakar kemarin. Konstruksi jembatan pun sudah tidak sesuai lagi. Banyak batang cor bawah jembatan yang melengkung.
“Stringzer diafragma ini sudah tidak sesuai dengan hitungan teknik seperti itu,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

