31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaSOLOAntisipasi Hepatitis Akut,...

Antisipasi Hepatitis Akut, Gibran Akan Fokus Monitoring Anak-anak

BETANEWS.ID, SOLO – Selain ancaman Covid-19, masyarakat Indonesia kini juga harus berhati-hati dengan penyakit Hepatitis akut. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan mencatat sudah ada 15 kasus penyakit yang menyerang organ hati itu di Indonesia.

Mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pihaknya akan memonitoring ke anak-anak.

Baca juga : Hartopo Ingatkan Warga Kudus Waspada Penularan Hepatitis Misterius, Ini Gejalanya

- Ads Banner -

“Kita monitoring lebih ke anak-anak ya. belum (ditemukan kasus Hepatitis akut di Solo), nanti monitoring lebih ke anak-anak ya,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Balai Tawangarum, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, jika gejala-gejala yang nampak mengarah ke Hepatitis akut, akan langsung dilakukan isolasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, beberapa gejala yang muncul pada penyakit tersebut di antaranya lemas, mual, muntah, perut kembung, dan beberapa gejala lainnya.

“Antisipasi (penularan Hepatitis akut) harus, dan mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi kemungkinan itu bisa, karena itu penularannya cepat banget. Manusia itu kan tidak bisa nggak bergerak, manusia kan bergerak, apalagi selama Lebaran ini banyak makan di luar,” jelas Siti.

Menurutnya, varian penyakit Hepatitis ini sama saja dengan Hepatitis yang lain, hanya saja lebih akut.

“Makanya kita galakkan cuci tangan, jaga jarak, kebersihan, kan seperti itu penularannya itu. Saat ini belum ada di Solo dan mudah-mudahan nggak,” ujarnya.

Adapun langkah preventif yang bisa dilakukan adalah menjaga jarak, sering mencuci tangan, serta lebih memerhatikan alat makan.

“Jangan memakai sendok bareng-bareng, kan seperti itu. Makanya sifatnya kan ada personal hygiene (kebersihan pribadi). Jadi, mohon maaf, kalau makan kan perlu kita antisipasi, sendok, gelas-gelas, kalau jajan bersama-sama akan seperti itu. Kalau enggak tenang ya pakai sendok kita sendiri,” paparnya.

Baca juga : Usai Dinyatakan Negatif Covid-19, Gibran Langsung Pangkas Rambut, Begini Gayanya

Lantaran banyak menyerang anak-anak, Siti mengatakan, perlu adanya perhatian lebih bagi higienitas mereka. Kendati demikian, penyakit tersebut bisa menyerang semua kalangan usia.

“Bisa (menyerang) semuanya (usia). Anak-anak usia 10 tahun ke bawah kan rentan. Usia anak-anak itu higienitasinya ya nggak seperti kita yang udah ngerti gitu,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler