Usai Dinyatakan Negatif Covid-19, Gibran Langsung Pangkas Rambut, Begini Gayanya

BETANEWS.ID, SOLO – Lama tak terlihat, kini penampilan Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo cukup fresh dengan model rambut undercut.

Untuk diketahui, potongan rambut yang tampak kontras antara sisi kanan dan kiri hingga bagian belakang ini menjadi tren anak muda.

Gibran langsung potong rambut usai dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Sabtu (19/3/2022). Ia mengaku gerah dengan rambutnya yang semakin memanjang saat menjalani isolasi mandiri.

-Advertisement-

Baca juga : Gibran Belum Terlihat di Balai Kota, Hasil PCR Masih Positif Covid-19

Gibran tidak menyebut tempat memangkas rambut. Ia hanya menyebut mencukur di salah satu tukang cukur rambut pada Minggu (20/3/2022) pagi, atau setelah ia dinyatakan negatif Covid-19.

“Di tukang cukur pokoke, ‘Di rapikke wae mas’ gitu. Minggu pagi ketoke (kayaknya) aku potong, pokoke bar (setelah) negatif aku langsung potong,” ujar Gibran ketika ditemui di Pura Mangkunegaran, Senin (21/3/2022).

Seperti diberitakan sebelumya, suami Selvi Ananda itu terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Jumat (4/3/2022) lalu. Total, Gibran menjalani isolasi Rumah Dinas Wali Kota Solo atau Loji Gandrunng sekitar dua minggu.

Dikatakan Gibran, sebelum ia terkonfirmasi Positif Covid-19, ia merasa tidak enak badan. Menyadari bahwa dirinya sedang kurang fit, ia langsung berinisiatif untuk pergi ke Loji Gandrung pukul 04.30 WIB dan melakukan tes swab PCR.

“Batuknya gak berhenti, saya langsung ke Loji Gandrung nyetir sendiri. Ada dokter piket di RSBK, saya langsung dites PCR, hasilnya positif,” ujarnya.

Selama menjalani isolasi mandiri, Gibran mengaku merasakan beberap gejala, seperti batuk, pilek, pusing, menggigil, disertai dengan panas tinggi. Rupanya, selain terpapar Covid-19, ia juga terkena demam berdarah (DB).

“Saya enam kali swab positif terus. Sebelum Gusti Bhre Jumenengan itu, saya swab, sehari sebelumnya swab. Saya kan juga mau dateng Jumenengan, tapi masih positif ya nggak bisa,” kata dia.

Selain menjalani swab PCR dan antigen, Gibran juga diambil sampel darahnya lantaran ia juga terkena demam berdarah. Dengan terjangkitnya demam berdarah itu, ia adalah orang kedua di keluarganya yang terkena penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti itu setelah sebelumya sang putri, La Lembah Manah.

“Iya (La Lembah) sama saya berarti, ya hati-hati lah, DBD ini yo nggak bisa diremehkan, tiap hari hujan soalnya. Pokoke pas dites itu dua-duanya positif, swab PCR, terus tes darah, ambil darah positif kabeh (semua),” ucapnya.

Baca juga : Gibran Kembali Positif Covid-19, Begini Kondisi Terakhirnya

Menurut Gibran, penanganan demam berdarah tersebut, perlu penanganan khusus. Di antaranya adalah melakukan fogging di beberapa lokasi yang rawan berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.

“Tapi bukan fogging tok ya, yang penting itu kebersihan tiap-tiap lingkungan, jangan biarkan ada genangan untuk berkembang biak nyamuk,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER