BETANEWS.ID, KUDUS – Eks menajemen Persiku Kudus senior tahun 2021 melayangkan surat ke Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (27/4/2022). Dalam surat itu, pihaknya meminta kejelasan terkait nasib anggaran Persiku yang tak kunjung cair.
Eks Manajer Persiku, Ferdaus Ardyansyah Purnomo mengatakan, pemerintah daerah sebelumnya telah menjanjikan akan mengganti uang Rp1,4 miliar dikeluarkannya untuk Persiku. Namun, sampai sekarang belum ada sepese rpun dana yang diterima, padahal keputusan pemberhentian menajemen Persiku sudah sejak 21 Desember 2021 lalu.
“Sejak kami dinyatakan diberhentikan oleh Askab, sampai detik ini kami belum menerima kucuran dana sepeser pun. Baik itu berupa uang ataupun dalam bentuk apapun,” kata Ardi, Selasa (26/4/2022) malam.
Baca juga: Dipecat Sebelum Lunasi Gaji Pemain Persiku, Ardy: ‘Sampai Sekarang Dana dari Pemkab Belum Turun’
Dengan mengirim surat ke Bupati, eks manajemen Persiku berharap bisa mendapat solusi terkait permasalahan yang terjadi. Terlebih selama ini manajemen Persiku di bawah kepemimpinan Ardy telah bekerja dan melakukan kewajibannya dalam keikutsertaan Persiku di ajang Liga 3 Jateng.
“Kami telah bekerja dan melaksanakan kewajiban kami, bagaimana membentuk sebuah tim dan menjalankan kompetisi. Meski hasilnya tidak sesuai harapan,” katanya.
Dengan dilayangkannya surat kepada bupati, pihaknya berharap ada jalan keluar dari tersendatnya anggaran yang ada. Dengan tembusan ke Ketua DPRD Kudus, Komisi D DPRD Kudus, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, KONI, Askab PSSI, dan pihak lainnya.
“Kami memohon kebijakan langkah, solusi yang akan ditempuh dan dilakukan kepada kami,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

