31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Dipecat Sebelum Lunasi Gaji Pemain Persiku, Ardy: ‘Sampai Sekarang Dana dari Pemkab Belum Turun’

BETANEWES.ID, KUDUS – Mantan Manajer Persiku, Ferdaus Ardyansyah Purnomo akhirnya buka suara setelah bungkam hampir sebulan sejak dipecat oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus pada 21 Desember 2021.

Dalam konferensi pers di Resto Bale Raos, Senin (10/1/2021), Ardy membeberkan beberapa poin penting terkait pemecatan manajemennya yang dianggap tiba-tiba itu. Sebelum diberhentikan, pihaknya sebenarnya sedang melakukan evaluasi, baik di sisi manajemen dan official, termasuk menyiapkan program kerja untuk kompetisi musim depan.

“Kami merasa, istilahnya (pemberhentian) dilakukan secara tiba-tiba. Sehingga kami merasa kaget sebetulnya,” kata Ardy.

-Advertisement-

Baca juga: Gagal Total di Liga 3 Jateng, Askab PSSI Kudus Pecat Manajer Persiku

Ia tidak memungkiri penyebab pemecetan itu adalah prestasi Persiku yang terjun bebas. Padahal, dalam kontraknya, pihak manajemen ditugaskan untuk mengurus Tim Macan Muria selama dua musim. Salah satu yang jadi program utama adalah menyiapkan pondasi Persiku untuk masa depan.

“Segala daya upaya sudah kita lakukan dan jalankan untuk mendapatkan prestasi yang luar biasa. Tapi bola itu bundar. Bisa dianggap khalayak rami, itu sebuah kegagalan. Pada waktu itu kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholder masyarakat bola di Kabupaten Kudus,” bebernya.

Sejak diberhentikan, Ardy melanjutkan, pihaknya juga sampai saat ini belum menerima panggilan untuk melakukan pelaporan kinerja. Padahal, pihaknya sudah menyiapkan laporan pertanggunjawaban itu sejak jauh-jauh hari.

Terkait tanggungan keuangan dan persoalan lain yang harus diselesaikan, pihak Ardy sebenarnya sudah menyiapkan strategi, termasuk financial untuk kontrak official dan pemain. Namun, karena telah diberhentikan, pihaknya sudah tidak punya kewenangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca juga: Persiku Jr Runner-Up Piala Soeratin U-17 Jateng 2021

“Praktis, selama mengarungi Liga 3 dari pembentukan tim hingga kompetisi usai, masih menggunakan dana pribadi dari manajemen. Untuk itu, kami berharap nantinya ada solusi yang tepat untuk masalah ini,” beber Ardy.

Soal berapa dana yang sudah dikeluarkan manajemen, Ardy enggan untuk menyebutkan nominalnya. Ia berjanji akan membeberkan semuanya jika sudah bertemu Askab PSSI Kudus dan KONI Kudus.

“Sampai sekarang, kami belum mendapatkan alokasi dana dari Pemkab Kudus. Jadi, kami belum tahu apakah nanti ada penggantian dana yang kami keluarkan untuk bisa menyelesaikan tanggungan-tanggungan yang ada,” tandas Ardy.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER