31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Gagal Total di Liga 3 Jateng, Askab PSSI Kudus Pecat Manajer Persiku

BETANEWS.ID, KUDUS – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kudus memecat manajer Persiku Ferdaus Ardyansyah Purnomo, Selasa (21/12/2021). Ketua Askab PSSI Kudus Daniel Budi Sampoerna mengatakan, penampilan buruk Tim Macan Muria yang tak pernah menang di Liga 3 jadi alasan utama pemecatan Ardy dan jajarannya.

“Kami atas nama Askab PSSI Kudus menyatakan dan memutuskan pemberhentian manajemen Persiku senior,” tegas Dani dalam jumpa pers, Selasa (21/12/2021) sore.

Dani menjelaskan, keputusan yang diambil merupakan keputusan bersama, baik itu dari pengurus Askab maupun permintaan pecinta sepakbola di Kota Kretek.

-Advertisement-

Baca juga: Tak Pernah Menang, Persiku Juru Kunci Grup A Liga 3 Jateng

Setidaknya ada empat alasan yang melatarbelakangi pemecatan Ardy; Pertama, Persiku selama bertanding di penyisihan grup tidak pernah menang; Kedua, manajemen tidak berhasil membangun sebuah tim sepakbola yang mampu menjawab harapan masyarakat, yaitu sebuah prestasi kemenangan, meski belum juara.

“Ketiga, peringkat Persiku yang berada di dasar klasemen penyisihan grup. Terakhir, karena ini merupakan tuntutan masyarakat bola Kudus yang menginginkan manajer baru,” jelasnya.

Pihak Askab memberikan waktu satu pekan kepada manajemen di bawah kepemimpinan Ardy untuk segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Sebab, sampai hari ini laporan pertanggungjawaban atas penampilan Persiku di tahun 2021 belum diterima Askab Kudus.

“Tanggung jawab manajemen juga harus diselesaikan. Semua tanggungan, hak-hak pemain, pelatih dan ofisial harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Baca juga: Manajer Sebut Performa Buruk Persiku Akibat Kena Mental

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus Imam Triyanto menambahkan, keputusan pemberhentian manajemen Persiku senior sepenuhnya diserahkan ke Askab.

“Kita dari KONI sepenuhnya menyerahkan keputusan ke Askab terkait pemberhentian manajemen,” katanya.

Ia tidak memungkiri, bahwa perlu adanya perombakan di dalam tubuh manajemen Persiku senior. Terlebih dengan prestasi Persiku yang turun drastis.

“Prestasi ini turun drastis. Jadi mau tidak mau kan pilihannya ke sana (pemberhentian). Olahraga kan tujuannya untuk prestasi, meski di sisi lain untuk menghibur masyarakat Kudus,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER