BETANEWS.ID, SOLO – Kota Solo masuk dalam 10 besar kota paling toleran versi Setara Institut. Kota Solo berada di urutan kesembilan dengan indeks kota toleran 5,783. Sedangkan di urutan pertama ialah Singkawang dengan indeks 6,483.
Setara Institute memiliki beberapa kriteria dalam pemeringkatan kota paling toleran ini. Di antaranya, rencana pembangunan, kebijakan diskriminatif, peristiwa intoleransi, dinamika masyarakat sipil, pernyataan publik pemerintah kota, tindakan nyata pemerintah kota, heterogenitas agama dan inklusi sosial keagamaan.
Baca juga : Warga dari Lintas Suku dan Agama Rayakan Ulang Tahun Jokowi di Solo
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyampaikan terima kasih pada warga Solo atas capaian tersebut. Kendati demikian, ia menyebut, tingkat toleransi di Kota Solo tetap harus ditingkatkan.
“Kemarin tak lihat (nomor satu) ada Singkawang, Bekasi. Ya, perlu ditingkatkan lagi, terima kasih untuk warga Kota Solo, sebuah kebanggan,” ujar Gibran, Jumat (1/4/2022).
Gibran menganggap, salah satu poin yang dinilai ialah terkait perayaan Imlek selama Januari hingga Februari kemarin. Sebab Imlek di Solo turut dirayakan berbagai kalangan masyarakat.
“Ini mungkin karena Imlek kemarin yang merayakan bukan hanya kaum Tionghoa aja. Tapi semua warga Kota Solo ikut bergembira,” kata dia.
Prestasi tersebut menurut Gibran juga tidak lepas dari berbagai kegiatan yang menjunjung nilai toleransi.
“Kaya kemarin kita baru aja melantik Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Sebelumnya kan kita juga sarasehan dengan pemuka agama, semua rukun,” ucapnya.
Baca juga : 12 Makam Nasrani di Solo Dirusak, Gibran: ‘Ini Sudah Ngawur’
Meski menurutnya tingkat toleransi di Kota Solo sudah cukup baik, namun yang paling penting adalah penanaman sifat-sifat toleran ke anak-anak muda di Solo.
“Ditingkatkan lagi, yang penting kita menanamkan sifat sifat ini ke anak anak muda,” ujarnya.
Berikut ini adalah hasil skor 10 besar kota paling toleran versi Setara Institut :
- Singkawang: 6,483
- Manado: 6,400
- Salatiga: 6,367
- Kupang: 6,337
- Tomohon: 6,133
- Magelang: 6,020
- Ambon: 5,900
- Bekasi: 5,830
- Surakarta: 5,783
- Kediri: 5,733
Editor : Kholistiono

