Sempat Dikira Sepi, Penjualan Cokelat Karakter di Nurry Choco Malah Naik Dua Kali Lipat Jelang Lebaran 

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa perempuan terlihat sibuk mencetak cokelat berbagai karakter di sebuah rumah Desa Bakalankrapyak RT 1 RW 1, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Di ruangan lain, seorang perempuan mengenakan jilbab tampak sedang menata aneka cokelat yang sudah dikemas. Perempuan tersebut adalah Nur Laila Safitri (32) owner Nury Choco.

Di sela aktivitasnya tersebut, perempuan yang akrab disapa Pipit itu sudi berbagi penjelasan tentang penjualan produknya. Dia menuturkan, setiap jelang lebaran ia sering kebanjiran orderan. Namun, untuk tahun ini sebenarnya ia sempat ragu akan ada kenaikan pesanan, sebab harga bahan baku cokelat jelang lebaran ini naik hingga tiga kali.

Proses pembuatan cokelat karakter di Nury Choco. Foto: Rabu Sipan.

“Saya awalnya sempat mengira sepi dan pasrah kalau pesanan cokelat lebaran ini akan sepi. Ternyata salah, sejak awal puasa saya langsung dapat pesanan dari reseller dalam  jumlah banyak,” ujar Pipit kepada Betanews.id, Kamis (28/4/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Dua Lebaran Sepi Pembeli, Penjualan Jenang Karomah Tahun Ini Meroket

Pipit mengatakan, jelang lebaran produksi dan penjualan cokelat Nurry Choco meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa. Sejak awal puasa ia mengaku mendapat permintaan pesanan aneka cokelat karakter sebanyak 10 kilogram per harinya.

“Jumlah tersebut naik 100 persen dibanding hari sebelum puasa, yang seharinya hanya produksi lima kilogram,” beber ibu satu anak tersebut.

Dia menuturkan, memproduksi aneka cokelat dengan berbagai karakter. Di antaranya karakter tokoh kartun, cokelat karakter islami serta yang paling laris adalah cokelat karakter group K-Pop BTS.

Untuk harga, kata dia, dibanderol Rp170 per kilogram. Ada juga yang kemasan per toples 250 gram dijual dengan harga Rp50 ribu isi antara 25 hingga 30 cokelat. Serta ada juga kemasan toples besar dengan harga Rp180 ribu. Jika berminatuntuk pesan, bisa menghubungi WhatsApp 082 137 639 817.

Baca juga: Penjualan Jajan Lebaran di Kudus Meningkat, Pedagang Bisa Raup Omzet Rp 40 Juta Sehari

“Harga tersebut masih sama dengan tahun lalu. Meski cokelat naik, saya sengaja tidak menaikkan harga produk Nurry Choco. Saya rela mengurangi keuntungan tapi penjualan tetap meningkat. Alhamdulillah strategi dagangku berhasil,” ungkapnya.

Dia mengatakan, produk Nurry Choco terbuat dari cokelat premium sehingga kualitas rasanya terjamin enaknya. Pelanggganya pun sudah banyak, tidak hanya orang Kudus saja tapi sudah merambah hingga lain daerah, seperti Semarang, Surabaya, Jakarta dan Bandung.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER