31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaEkonomiPenjualan Jajan Lebaran...

Penjualan Jajan Lebaran di Kudus Meningkat, Pedagang Bisa Raup Omzet Rp 40 Juta Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pedagang jajanan lebaran yang berada di lantai dua Pasar Kliwon Kudus tampak sibuk melayani pelanggan. Jelang lebaran tahun ini, penjualan jajanan Lebaran di Pasar Kliwon Kudus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Hal itu diungkap oleh salah satu pedagang yakni Sukesi (50). Perempuan yang sudah menghabiskan separuh usianya untuk berjualan itu mengaku, di banding tahun lalu penjualan jajan di kiosnya mengalami peningkatan sekira 40 persen. Hal itu, dikarenakan kasus pandemi yang tidak lagi tinggi.

Penjualan jajanan Lebaran di Pasar Kliwon Kudus meningkat pada tahun ini. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Toko Seneng Santoso, Pusatnya Jajanan Hidangan Lebaran di Kudus

- Ads Banner -

“Sekarang kan sudah tidak ada pembatasan, jadi banyak orang lain daerah bisa datang untuk berbelanja jajanan Lebaran. Serta Lebaran tahun ini sudah diperbolehkan mudik, sehingga banyak warga yang membeli jajan untuk hidangan di Hari Raya Idul Fitri,” ujar perempuan yang akrab disapa Kesi kepada Betanews.id, Senin (25/4/2022).

Menurutnya, melonjaknya penjualan jajan Lebaran sudah terjadi sejak sepekan memasuki Bulan Ramadan. Padahal pada tahun lalu, penjualan jajan Lebaran di kiosnya mulai ramai saat mepet Lebaran.

Sekarang, Kesi mengaku bisa menjual aneka jajan Lebaran sebanyak 150 kilogram sehari. Jumlah tersebut melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya mampu menjual 100 kilogram aneka jajan Lebaran setiap harinya.

“Hal itu juga berpengaruh pada omzet. Saat ini, dalam sehari saya bisa mendapatkan omzet Rp 40 juta. Naik cukup signifikan dibanding tahun lalu yang hanya bisa meraup omzet kurang lebih Rp 25 juta sehari,” bebernya.

Dia pun berharap, pandemi benar-benar enyah dari dunia, khususnya Indonesia. Sehingga penjualan jajannya bisa tetap stabil. “Semoga saja pandemi segera berakhir. Agar penjualan aneka jajan bisa tetap lancar,” harapnya.

Hal senada juga diungkap oleh Fatimatul Ulya. Putri dari pemilik kios Giarti Jajan itu mengatakan, penjualan jajan Lebaran di kiosnya tahun ini mengalami peningkatan 50 persen dibanding tahun lalu.

Baca juga : Aneka Kue Kering di Dezato Cake & Dessert Jadi Langganan Warga untuk Hidangan Lebaran

“Tahun lalu sehari kami hanya bisa menjual aneka jajanan Lebaran sekitar 50 kilogram. Sekarang per harinya kami bisa menjual sekitar 100 kilogram, alhamdulillah,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan penjualan aneka jajan Lebaran ini dikarenakan kasus pandemi yang tak lagi tinggi. Selain itu, mudik juga sudah diperbolehkan. Sehingga banyak warga yang membeli jajanan Lebaran untuk hidangan saat ada kerabat berkunjung.

“Mungkin karena mudik sudah diperbolehkan, sehingga banyak warga yang membeli jajan Lebaran. Karena mereka berpikir kerabat yang akan berkunjung lebib banyak,” katanya mengira.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler