31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Polres Kudus Gencarkan Kampanye Mawas Diri dari Penipuan Online

BETANEWS.ID, KUDUS – Kepolisian Resor (Polres) Kudus melakukan aksi bagi-bagi gantungan kunci di Alun-Alun Simpang 7 Kudus, Jumat (22/4/2022) sore. Agenda itu bertujuan memberikan imbauan kepada masyarakat Kudus untuk lebih mawas diri terhadap penipuan online yang sedang marak terjadi.

Bertepatan dengan bulan puasa, kegiatan ini pun diawali dengan pembagian sajian takjil pada belasan pengendara yang melewati sisi Utara Simpang 7 Kudus. Demi menarik perhatian pengendara yang lewat, aksi ini pun diikuti badut zebra khas polisi saat bagi-bagi gantungan kunci maupun sajian takjil. Ditambah dengan poster bertuliskan ‘AWAS! Penipuan online makin marak. Penipuan online dengan modus yang beragam semakin sering terjadi.’

Polres Kudus menggelar acara berbagi sajian takjil sambil kampanye mawas diri Penipuan online. Foto: Nila Rustiyani

Kanit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Polres Kudus, Iptu Jajang menyebut penipuan online di Kabupaten Kudus cukup marak. Terlebih dengan melakukan transaksi jual beli lewat media sosial maupun e-commerce.

-Advertisement-

Baca juga: Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Pengamanan Mudik di Kudus

“Kasus penipuan cukup banyak di Kudus terlebih terkait jual beli online. Pasar online besar yang sudah punya nama juga masih ada penipuan di dalamnya,” ungkapnya.

Untuk itu, Jajang berharap masyarakat Kudus bisa lebih bijak lagi dalam memanfaatkan media sosia dan tidak mudah terpengaruh dengan iming-iming dari penjual, sehingga tidak sampai melakukan transaksi dengan nominal besar.

“Kerugian dari aksi penipuan itu sangat banyak. Untuk itu dengan adanya kegiatan ini bisa menyosialisasikan ke masyarakat jenis-jenis modus penipuan yang sering terjadi di Kudus,” harapnya.

Jajang berharap, kegiatan tersebut bisa memberikan pendidikan pada masyarakat termasuk dalam bermedia sosial bisa lebih bijak. Jangan sampai pihak yang seharusnya menjadi korban malah jadi tergugat, atas kesalahannya mengungkapkan kekesalan lewat media sosial.

Baca juga: Polres Kudus Terapkan Prinsip Betah untuk Penerimaan Anggota Polri, Apa Itu?

“Untuk itu kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pada masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Jangan sampai salah,” tandasnya.

Salah seorang pengemudi yang mendapatkan gantungan kunci, Lailatul Hidayah menyebut aksi yang dilakukan Polres Kudus ini cukup baik. Apa yang didapatnya dibawa pulang ke Kabupaten Pati bersama anak dan suaminya yang sama-sama mendapatkan gantungan kunci.

“Aksinya oke. Ini tadi dapat gantungan kunci untuk berhati-hati dengan penipuan. Bagus,” katanya sambil mengangkat jempolnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER