BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang mendistribusikan minyak goreng curah ke Pasar Bulu sebanyak 2,5 ton untuk mengatasi kelangkaan yang sudah terjadi selama beberapa pekan ini.
Analis Perdagangan dan Stabilisasi Harga pada Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nyaminik mengatakan, 2,5 ton minyak goreng curah itu sudah distribusikan ke 125 pedagang dengan masing-masing mendapatkan 20 kilogram.
“Pedagang sudah datang sejak pagi. Kita sampai kewalahan. Kita jatah sebenarnya 20 kilogram namun ada juga yang ambil hanya 10 kilogram saja karena jeriken yang dibawa terbatas,” bebernya saat ditemui di Pasar Bulu, Kamis (7/4/2022).
Baca juga: Sidak Pasar Bulu Semarang, Ganjar Kaget Minyak Goreng Curah Dijual Rp22 Ribu
Nyaminik menjelaskan, dari 125 orang yang menerima minyak curah tak semuanya pedagang di Pasar Bulu, karena ada juga yang berasal dari pasar lain.
“Antusias pedagang sangat tinggi, bahkan sudah pada datang sejak pagi,” paparnya.
Prinsipnya, dia akan melayani para pedagang sampai stok minyak curah di mobil tangki habis. “Jika sudah berhenti berarti sudah habis,” ucapnya.
Jelang lebaran Idulfitri nanti, pihaknya akan berupaya untuk mendistribusikan minyak curah kepada para pedagang dan warga Kota Semarang.
“Nanti kita akan usahakan untuk operasi pasar lagi,” katanya.
Baca juga: Pengiriman Lambat dan Jatah Dikurangi, Ganjar Marahi Pemasok Minyak Goreng Curah di Semarang
Salah satu pedagang, Jatino mengaku sudah antre sejak pagi untuk mendapatkan minyak goreng curah. Bahkan, ia rela panas-panasan agar mendapatkan komoditas yang masih langka dan harganya mahal itu.
“Senang sekali ada operasi pasar. Tadi Cuma ambil 10 kilogram karena wadahnya nggak muat,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

