BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Raya Besito, tepatnya di sebelah selatan lampu lalu lintas Peganjaran, terlihat outlet warna hijau yang bertuliskan Panggon Degan. Di sana, seorang pria muda terlihat sedang meracik minuman pesanan pembeli. Pria tersebut adalah Dzulqornain Nasyrudin (19), owner Panggon Degan.
Setelah melayani, pria yang akrab disapa Udin tersebut bersedia berbagi informasi tentang usahanya yang dirintis sejak akhir Maret 2022 itu. Dia mengatakan, merintis usaha tersebut terinspirasi dari penjual di Yogyakarta yang sudah lebih dulu menjual degan varian rasa. Menurutnya, penjualan di sana bagus, sehingga ia kemudian punya ide untuk jualan di Kudus.
“Kalau di Kudus ini pertama, hal itulah yang membuat saya berjualan degan varian rasa ini dengan tempat yang menarik pelanggan yakni dengan booth container,” beber Udin kepada betanews.id, Rabu (20/4/2022).
Baca juga: Tak Seperti Ramadan Tahun Lalu, Omzet Penjualan Kelapa Muda di Lapak Yanto Turun 25 Persen
Ia menjelaskan, di sana ia menjual beraneka macam degan varian rasa mulai orisinal manis, degan sirup susu, degan jeruk, degan jeruk nipis, degan brown sugar, degan yakult, degan alpukat, degan taro, dan degan green tea. Ia pun menyediakan degan utuh bagi yang tidak suka dengan varian rasa. Menurutnya, yang paling diminati adalah degan sirup susu dan degan jeruk.
“Selain itu di sini juga menyediakan cup kecil dan besar, menyesuaikan pembeli yang datang. Untuk harga mulai dari Rp5 ribu sampai Rp15 ribu,” rinci warga Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu.
Baca juga: Hadir di Kudus, EsQue Langsung Jadi Primadona Penikmat Minuman Kekinian
Minuman kekinian tersebut, kata Udin, mendapat respon sangat bagus dari masyarakat. Selain pemasaran offline, ia juga memasarkan melalui media sosial Instagram @panggondegan, dan bisa dipesan lewat aplikasi Gofood.
“Alhamdulillah respon bagus dari pembeli. Pelanggan ada yang baru tahu kalau degan bisa dibuat untuk varian rasa,” tutup Udin.
Editor: Ahmad Muhlisin

