31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKUDUSDorong Kemajuan UMKM...

Dorong Kemajuan UMKM Kudus, Sam’ani Gagas Aplikasi ‘Diamput’

BETANEWS.ID, KUDUS – Selasa (19/4/2022) sore ini, sejumlah orang tampak berdatangan di Sidji Coffe yang lokasinya berada di belakang Gedung DPRD Kudus. Lantunan musik bergenre jazz yang dibawakan RSP Band terdengar menyambut para tamu undangan yang hadiri acara buka bersama itu.

Acara yang digelar Beta Media tersebut, dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan, para pelaku bisnis, akademisi, serta pegiat seni dan budaya. Antara lain, Sam’ani Intakoris, Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Edy Supratno, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Jangkung Pati, Djoko Herryanto, budayawan, Triyanto, Owner Alammu.

Kegiatan buka bersama yang digelar Beta Media di Sidji Coffe Kudus, Selasa (19/4/2022). Foto: Ahmad Rosyidi.

Baca juga : Ganjar Luncurkan Aplikasi Srikandi, Mudahkan UMKM Jateng Akses Permodalan

- Ads Banner -

Waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, sebagaimana dijadwalkan, waktunya acara dimulai dan memberikan waktu kepada Suwoko, Pemimpin Redaksi Beta News untuk memberikan sambutan. Ia memperkenalkan Beta Media yang akan terus berkomitmen menyajikan berita yang inspiratif.

“Tentu sesuai kode etik jurnalistik, kami berkomitmen menyajikan permberitaan yang unik, menarik dan isnpiratif. Di era pandemi ini, kami sudah meliput banyak UMKM, banyak bermunculan ide-ide kreatif yang dapat menginspirasi pala pelaku usaha. Di antaranya Mas Triyanto, pemilik sirup Parijoto yang selalu melakukan inovasi,” katanya dalam sambutan.

Suwoko juga menyampaikan, bahwa Beta Media memiliki banyak produk. Mulai produk reguler seperti pemberitaan harian hingga produk unggulan Liputan Khusus. Selain itu juga banyak program-program tayangan Beta Media yang disuguhkan memalui berbagai platfom media sosial.

Setelah Suwoko, Sekda Kabupaten Kudus yang ikut hadir di acara buka bersama itu juga memberikan sambutan. Ia menanggapi tentang Liputan Khusus Betanews yang membahas tentang Tol Semarang-Sayung yang menggunakan teknologi bambu. Menurutnya hal itu sudah pernah ia bahas saat masih kuliah dulu.

“Dulu di kampus sudah pernah membahan tentang trucuk bambu, bambu ketika di dalam tanah akan awet hingga 100 tahun. Apa lagi di air yang mengandung garam, bisa lebih awet lagi,” ujar pria yang akrab disapa Sam’ani itu.

Menanggapi perubahan zaman yang serba digital, dan ekspedisi tumbuh dengan luar biasa, Sam’ani menyampaikan gagasannya tentang aplikasi untuk mengembangkan UMKM di Kudus. Aplikasi tersebut ia beri nama Diamput, atau akronim dari Diantar Jemput.

“Sekarang semua beli pakai online, bagaimana kalau UMKM difasilitasi aplikasi Diamput, diantar jemput. Kalau mau beli sesuatu bisa diantar jemput, guna membantu para UMKM kita,” katanya sambil tersenyum.

Baca juga : Budaya, Layanan Digital dan Produk UMKM Jadi Andalan Desa Kaliwungu di Lomba Desa

Sam’ani juga berterima kasih kepada Beta Media, yang sudah memberitakan dan membantu para pelaku UMKM untuk promosi. Menurutnya, lima hingga 10 tahun mendatang media online akan semakin tumbuh lebih pesat. Ia berharap generasi muda mampu menyesuaikan dan dapat menyaring informasi yang semakin cepat bertebaran.

“Informasi saat ini sangat cepat, jadi kita khususnya generasi muda harus pandai menyaring agar tidak menyebarkan berita yang salah. Selain itu, media dengan pemerintah itu saling membutuhkan. Dan dalam hal ini mampu disambut oleh Beta Media dengan menyampaikan informasi yang membangun kepada masyarakat,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler