31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Budaya, Layanan Digital dan Produk UMKM Jadi Andalan Desa Kaliwungu di Lomba Desa

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Kaliwungu mewakili Kecamatan Kaliwungu mengikuti gelaran lomba desa tingkat Kabupaten Kudus. Ada beberapa yang diunggulkan di Desa Kaliwungu, di antaranya tradisi adat dan budaya. Serta produk UMKM, BUMDes hingga layanan digital bagi masyarakat.

Kepala Desa Kaliwungu yakni Syafi’i Noor mengatakan, ada beberapa hal yang ditonjolkan Desa Kaliwungun untuk lomba desa, di antaranya tradisi adat dan budaya. Menurutnya, di desa yang dipimpinnya memiliki tradisi budaya yakni Kirab Seribu Tumpeng yang diselenggarakan setiap tanggal 14 Muharam di Makam Mbah Rogomoyo.

Baca juga : Mawar Hartopo Naik Delman Keliling Desa Kaliwungu Pantau Kegiatan PKK Dalam Penilaian Lomba Desa

-Advertisement-

“Tradisi itu untuk memperingati Haul Mbah Rogomoyo. Mbah Rogomoyo adalah maestro rumah adat Kudus joglo tumpang songo. Selain itu, di Desa Kaliwungu juga ada tradisi Growong yang dilaksanakan setiap usai panen raya,” ujarnya kepada Betanews.id, Selasa (29/3/2022).

Selain itu kata dia, Desa Kaliwungu juga mempunyai produk UMKM. Di antaranya, produk ukir gebyok, rumah joglo dan lainnya. Ada juga produk UMKM spring bed, kerajinan rajut, konveksi, serta berbagai olahan pangan.

“Kami juga menonjolkan BUMDes Kaliwungu. BUMDes kami mengelola bank sampah dan lahan parkir, itu akan kami kembangkan dan menjadi pendapatan asli desa (PAD),” bebernya.

Tak hanya itu, ungkapnya, Desa Kaliwungu juga melakukan beberapa inovasi terkait pelayanan terhadap masyarakat. Kini pemerintah Desa Kaliwungu mempunyai pelayanan online untuk warganya.

“Pelayanan online ini, memungkinkan warga Kaliwungu tak perlu datang ke kantor desa bila perlu surat-surat dan lainnya. Dengan pelayanan online Desa Kaliwungu GO Digital,” terangnya.

Sementara itu Camat Kaliwungu yakni Satria Agus Himawan mengaku bersyukur, pelaksanaan lomba dirasa sangat memuaskan dari sisi administrasi serta lapangan. Menurutnya, yang ditonjolkan Desa Kaliwungu itu tradisi budaya dan kesenian.

“Kita tahu kesenian dan tradisi di Desa Kaliwungu masih lestari hingga sekarang. Hal itu jadi kekuatan Desa Kaliwungu, desa ini juga masuk dalam rintisan desa wisata,” ujar pria yang akrab disapa Satria.

Untuk sisi adminitrasi dan pelayanan masyarakat, kata dia, Desa Kaliwungu punya pelayanan online melalaui aplikasi Kaliwungu Juara yang merupakan akronim Maju, Jaya dan Sejahtera. Dengan aplikasi tersebut masyarakat bisa terbantu, mereka bisa melakukan pelaporan dan dapat layanan tanpa harus datang ke kantor desa.

“Imbauannya untuk Pemerintah Desa Kaliwungu beserta jajaran agar yang sudah baik ini dipertahankan. Jangan hanya sebatas keikutsertaan lomba desa tapi terus berlanjut dan ditingkatkan,” harapnya.

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masayarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus yakni Adi Sadhono Murwanto mengatakan, Desa Kaliwungu memiliki banyak potensi. Dari segi pelayanan kepada masyarakat cukup bagus. Sedangkan potensi yang paling menonjol yakni adanya tradisi di Makam Mbah Rogomoyo.

“Mbah Rogomoyo kan maestro kaitannya rumah adat Kudus. Jadi tepat ini di Kantor Desa Kaliwungu terdapat ornamen khas adat Kudus,” ujarnya.

Untuk ekonomi masyarakat, tuturnya, juga cukup bagus. Desa Kaliwungu sudah punya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang mengelola sampah serta lahan parkir.

Baca juga : Produk Rajut dari Desa Kaliwungu Sudah Kirim hingga Kalimantan

“Jika dikelola dengan baik itu akan jadi pendapatan asli desa. Hingga bisa untuk kesejahteraan masyarakat desa,” bebernya.

Menurutnya, program pengentasan kemiskinan di Desa Kaliwungu juga bagus. Selain memberikan bantuan sosial, kata mereka, rutin memberikan banyak pelatihan sehingga tercipta beberapa wirausaha.

“Dengan kondisi cukup bagus ini agar lebih ditingkatkan. Untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat juga bisa lebih di tingkatkan, minimal dipertahankan,” Imbaunya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER