BETANEWS.ID, KUDUS – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kudus mengadakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada siswa kurang mampu pada Sabtu (9/4/2022). Total ada 124 kantong sembako yang berisi beras, gula, mi instan, kecap dan susu.
Ketua Panitia Bakti Sosial, Lintang Mahardika Putri mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut rutin digelar setiap Ramadan. Dengan tema ‘Langkah Kecil untuk Sebuah Perubahan’ ini, pihaknya berharap bisa membantu teman-temannya yang kurang mampu.

Baca juga : Meriahkan Hari Oeang ke 75, Kemenkeu Gelar Bakti Sosial di Karimunjawa
“Dalam rangka bakti sosial, sembako dibagikan kepada siswa-siswi SMA 1 Kudus yang kurang mampu. Kami mengutamakan untuk internal dulu, baru nanti untuk eksternal,” kata Lintang.
Sembako yang dibagikan, kata Lintang, berasal dari infaq tiap Jumat oleh siswa. Di mana, sampai di Bulan Ramadan, terkumpul sekitar Rp 9,5 juta yang digunakan untuk membeli sembako dan dibagikan kepada yang membutuhkan.
“Uang itu terkumpul dari infaq seikhlasnya siswa setiap hari Jumat. Di tahun ini, terkumpul sekitar Rp 9,5 juta,” jelasnya.
Ketua OSIS SMA 1 Kudus Debora Grace Susana mengatakan, kegiatan bakti sosial ini, pada tahun sebelumnya juga sudah berjalan saat Ramadan.
Siswa Kelas X yang mendapatkan bantuan sembako, Mujib Ahmad menyebut, bantuan yang didapatkan ini sangat bermanfaat baginya. Ini salah satu bentuk kepedulian para siswa terhadap sesama.
“Ada banyak pelajaran yang didapat dari kegiatan ini. Dapat sembako ini, rencananya mau dibuat untuk buka puasa bareng keluarga,” ungkapnya.
Baca juga : Peringati HUT ke-69 IKAHI, Pengadilan Negeri Kudus Santuni Anak Yatim
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA 1 Kudus Imam Santoso berharap, dengan kegiatan bakti sosial ini mampu menumbuhkan rasa berbagi bagi siswa siswinya. Apalagi, selepas mereka menanggalkan status sebagai siswa dan menjalani kehidupan sebagai mahasiswa ataupun pekerja.
“Kita bangun rasa kepedulian itu. Jadi nanti selesai mereka keluar dari SMA, baik itu di perguruan tinggi atau waktu bekerja, selalu ada kepedulian terhadap orang-orang yang membutuhkan,” harapnya.
Editor : Kholistiono

