31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaTeknologiTidak Perlu Datang...

Tidak Perlu Datang ke Kantor, Urus Kepesertaan JKN-KIS Bisa dari Rumah

BETANEWS.ID, KUDUS – Terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 yang mengamanatkan kepada 30 Kementerian atau Lembaga termasuk Gubernur, Bupati, Walikota untuk mengambil langkah-langkah strategis. Diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesi Sehat (JKN-KIS).

Dalam rangka ikut mendukung keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan setiap permohonan pelayanan pendaftaran peralihan Hak Atas Tanah (HAT) atau Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) karena jual beli adalah peserta aktif yang terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

Baca juga : BPJS Kesehatan Jadi Syarat Beli Tanah, Bagaimana dengan yang Nunggak Iuran?

- Ads Banner -

Kepala BPJS Kesehatan Kudus Agustian Fardianto mengatakan, di era digitalisasi saat ini kebutuhan manusia sudah dimudahkan dengan adanya gawai.

“Dalam rangka mendukung kemudahan pengecekan keaktifkan kartu peserta JKN-KIS dan pelayanan pendaftaran peserta baru, BPJS Kesehatan telah memiliki kanal-kanal layanan yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat tidak terbatas hanya peserta JKN KIS. Kanal layanan non tatap muka dapat di lihat di laman https://linktr.ee/bpjskesehatankudus,” ujar Agustian Fardianto melalui pers rilis yang diterima Betanews.id, Selasa (8/3/2022).

Dalam laman tersebut kata dia, terdapat beberapa pilihan kanal pelayanan untuk cek status kepesertaan dan pendaftaran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU)/BP antara lain, Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165 (24 jam), Chat Assistant JKN (Chika).

Ia pun kemudian menjelaskan secara rinci kanal pelayanan nontatap muka BPJS Kesehatan tersebut.

1.Mobile JKN, cara cek status kepesertaan program JKN melalui aplikasi Mobile JKN:
‐ Buka aplikasi Mobile JKN
Kemudan sign-in kedalam aplikasi,
‐ Selanjutnya pilih fitur peserta
‐ kemudian pilih informasi kesepertaan Anda

2.BPJS Kesehatan Care Center 165 (24 jam)

Ini merupakam pelayanan informasi melalui sambungan telepon, yang akan dijawab oleh petugas BPJS yang kompeten di bidangnya dan dilayani selama 24 jam. Adapun sejumlah fitur yang dapat diakses masyarakat melalui BPJS Kesehatan Care Center 165 antara lain, permintaan informasi dan pengaduan Layanan administrasi seperti penambahan anggota keluarga. Kemudian Pekerja Penerima Upah (PPU) Penyelenggara Negara dan swasta, PBPU, serta BP. Selanjutnya pendaftaran bayi baru lahir non PBI Jaminan Kesehatan, peralihan segmen peserta ke PBPU, dan perubahan data.

“Di samping itu, peserta JKN-KIS juga bisa melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter umum melalui pelayanan Tanya Dokter yang tersedia di BPJS Kesehatan Care Center 165,” jelasnya.

Baca juga : Status Kepesertaan BPJS Kesehatan Harus Aktif Saat Beli Tanah, Ini Cara Ngeceknya

  1. Chat Assistant JKN (Chika) adalah Pelayanan Informasi melalui chatting yang direspon oleh robot atau tokoh virtual.
    Cara cek status kepesertaan program JKN melalui Chika:
    a. Chat Assistant JKN (Chika)
    ‐ Whatsapp di nomor 08118750400
    ‐ Telegram (@Chika_Bpjskesehatan_bot)
    ‐ Facebook Messenger BPJS Kesehatan
    b. Klik angka 1 untuk menu cek status peserta.
    c. Ketik Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Nomor Kartu Indonesia Sehat (KIS)
    d. Ketik tanggal lahir dengan format (yyyy-mm-dd)
    e. Informasi status kepesertaan Anda
  2. PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Aplikasi WhatsApp)
    Cara daftar peserta PBPU/BP melalui PANDAWA:
    a. Chat PANDAWA melalui nomor 08118165165
    b. Pilih pendaftaran peserta baru
    c. Baca dengan seksama persyaratan pendaftaran.
  3. Website www.bpjs-kesehatan.go.id

Menurutnya, upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan layanan kepada seluruh peserta JKN-KIS selalu dilakukan. Penyerdehanaan dan kemudahan proses pendaftaran, perubahan data, pembayaran iuran, dan pelayanan informasi serta pengaduan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan Program JKN-KIS melalui penguatan sinergi bersama stakeholders lainnya.

“Dengan adanya kanal-kanal tersebut, kami ingin masyarakat tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk mengetahui status kepesertaanya. Maka dari itu kami fasilitasi dengan kanal layanan yang sudah sangat memudahkan siapapun untuk melakukanya. Sehingga masyarakat bisa mengakses dari rumah,” terangnya

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler