31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Sudah Keliling Empat Toko Tapi Masih Tak Dapat Minyak Goreng Curah, Badi Lemas dan Putus Asa

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejak pagi puluhan warga antre untuk membeli minyak goreng curah di Toko Sri Tanjung, Kudus. Namun, sebelum pukul 11.00 WIB, stok minyak curah di toko tersebut sudah habis. Sehingga beberapa orang yang datangnya telat pun kecewa.

Satu di antaranya adalah Badi. Warga Desa Bakalankrapyak itu mengaku, sudah keliling empat toko untuk membeli minyak curah, tapi tak juga dapat. Ia pun mengaku kecewa dan putus asa.

Tumpukan jeriken milik pembeli yang antre minyak goreng curah di Kudus. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Keliling 25 Toko Tak Dapat Minyak Goreng Curah, Warga: ‘Kalau Nggak Bisa Ngurus, Bubar Saja’

-Advertisement-

“Saya sudah muter ke empat toko tapi tidak dapat minyak goreng curah. Ini saya mau pulang saja. Capek sudah putus asa saya,” ujar Badi kepada awak media, Jumat (25/3/2022).

Dia mengaku, mencari minyak goreng curah untuk dijual lagi. Ia pun sebenarnya sudah lama jadi pelanggan di Toko Sri Tanjung. Oleh sebab itu ia tahu kalau di toko tersebut punya stok minyak goreng curah.

“Saya pelanggan di toko ini. Tapi mungkin karena datangku telat sehingga tak kebagian,” ungkapnya.

Sementara itu, pemilik Toko Sri Tanjung yakni Beni mengatakan, Kamis (24/3/2022) sore tokonya dapat pasokan minyak goreng curah dari distributor sebanyak 9.500 liter. Sore itu minyak goreng curah langsung dijualnya dan dilanjut pada Jumat (25/3/2022).

“Tapi saking banyaknya peminat, belum sampai pukul 11.00 WIB, minyak goreng curah kami sudah habis terjual semua,” ujar Beni.

Dia mengungkapkan, tokonya buka pada pukul 07.00 WIB. Sebelum tokonya buka, antrean warga sudah begitu banyak. Sehingga tak butuh lama minyak goreng curah langsung habis.

Dia pun mengaku, tak membatasi kuota pembelian minyak goreng curah. Selagi itu pelanggan tetap tokonya, beli berapa pun dilayaninya selagi stok masih ada.

“Hari ini infonya ada pengiriman lagi minyak goreng curah ke toko kami. Semoga benar adanya. Untuk pasokannya aman, walaupun tidak lancar. Harus sering menelpon pihak distributornya,” ungkapnya.

Baca juga : Minyak Goreng Curah Langka, Penjual: ‘Sudah Seminggu Distributor Semarang Tak Kirim’

Saat ditanya tentang tumpukan jeriken kosong di tokonya, Beni menyebut, bahwa itu milik warga yang ditinggal. Meski ditinggal di tokonya, tapi pengisian minyak curah ke jeriken-jeriken tersebut tetap menunggu pemiliknya.

“Jeriken itu milik warga. Pengisian jeriken saat ada pemiliknya, kalau tak ada pemiliknya ya tidak diisi minyak curah,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER