BETANEWS.ID, KUDUS – Keberadaan minyak goreng curah di Kabupaten Kudus mulai langka dalam beberapa hari terakhir ini. Menurut Beny, Pemilik toko di Jalan Nuri, Gang IV, Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kudus, pasokannya memang sudah tersendat sejak sepekan lalu.
Hal itu, tak ayal membuat banyak pembeli kecele karena stok minyak goreng di tempatnya kosong. Bahkan banyak pembeli yang rela meninggalkan dan mengantrekan jerigken kosong minyaknya di depan toko milik Beny. Bila sewaktu-waktu ada kiriman minyak, bisa langsung dapat.

“Biasanya itu seminggu dua kali ada kiriman minyak dari distributor Semarang. Tapi sekarang tidak ada. Sekali datang biasanya sekitar 5 ribu liter,” katanya, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Keliling 25 Toko Tak Dapat Minyak Goreng Curah, Warga: ‘Kalau Nggak Bisa Ngurus, Bubar Saja’
Sebab itu, Beny pun memasang tulisan di tokonya bahwa minyak goreng curah tidak ada. Tulisan dengan tinta hitam di atas kertas coklat tertulis ‘Minyak “Curah” Kosong!!! Belum tahu kapan datang’.
“Karena banyak yang nanya jadi saya nulis itu. Biar tidak ada yang tanya lagi,” tandasnya.
Salah seorang pengusaha kerupuk, Antok, bahkan mengaku sudah dua hari ini keliling Kota Kudus untuk mencari keberadaan minyak goreng curah yang jadi nyawa usahanya. Namun, upayanya itu gagal karena tak menemui minyak goreng curah di sekitar 25 toko yang ia datangi.
Baca juga: Stok Langka, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Karangayu Tembus Rp21 Ribu
“Saya sudah keliling, kawasan Kota Kudus. Semua gak ada minyak goreng curah,” ungkapnya.
Pengusaha kerupuk asal Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus itu sudah pusing mencari keberadaan minyak goreng di Kudus. Anto mengaku resah karena usahanya harus berhenti sementara setelah tak dapat minyak goreng curah.
“Sudah harga tepung naik seratus persen, sekarang tambah nggak ada minyak. Kacau. Mahal aslinya nggak papa, sekitar Rp18 ribu nggak papa, buat putaran (ekonomi) masih sisa. Kalau nggak ada, ini malah bikin pusing,” tutup Antok.
Editor: Ahmad Muhlisin

