Sempat Tertunda, Simpang 7 Master Akan Digelar 28-31 Maret 2022

BETANEWS.ID, KUDUS – Kejuaraan Simpang 7 Master yang sempat tertunda akhirnya bisa digelar pada 28 sampai 31 Maret 2022 di GOR Bulutangkis Djarum Kaliputu. Kepastian ini didapat setelah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kudus mendapat izin dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus.

Kejuaraan Simpang 7 Master merupakan kejuaraan bulutangkis untuk atlet SD dan MI se-Karesidenan Pati dan ditambah dari Kabupaten Demak dan Grobogan.

Tahun ini, mekanisme pertandingan dilaksanakan per tingkat, dimulai dari kelas I-II SD/MI, kemudian kelas III-IV SD/MI, dan kelas V-VI SD/MI. Selain itu, kejuaraan ini juga dibagi menjadi dua kelompok kemampuan, yakni kelompok kemampuan utama dan kelompok kemampuan madya.

-Advertisement-

Baca juga: PBSI Kudus Gelar Turnamen Bulutangkis Simpang 7 Master untuk Tingkat SD

“Sebenarnya persiapan kami sudah lama. Tetapi kami memang menunggu izin dari Satgas Covid-19,” kata Sekum PBSI Kudus, Raventus Pongoh, Jumat (25/3/2022).

Dia menilai, Simpang 7 Master perlu digelar sebagai ajang pembinaan bulutangkis bagi usia dini. Tujuannya tentu agar pembinaan tidak terputus.

“Kalau tidak ada kejuaraan, pembinaan justru terhenti,” sambungnya.

Raventus menambahkan, protokol kesehatan akan diterapkan selama jalannya pertandingan. Kejuaraan ini digekar tanpa penonton dan akan disiarkan melalui live streaming di YouTube.

“Untuk akun YouTubenya apa akan disampaikan saat Technical Meeting,” jelas Raventus.

Baca juga: PBSI Jateng Sebut Simpang 7 Master Bisa Jadi Role Model Pembinaan Usia Dini

Pihaknya rencananya akan menggunakan enam hingga tujuh lapangan dari total 11 lapangan yang ada di GOR Djarum Kaliputu. Dia berharap gelaran Simpang 7 Master dapat berjalan lancar.

“Harapannya Simpang 7 master berjalan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Kudus, Yuni Kartika menyampaikan tujuan Simpang7 Master untuk pembibitan. Dia mengaku senang dengan digelarnya kejuaraan ini.

“Pastinya senang karena jadi digelar setelah ditunda karena Covid-19. Semoga dengan adanya kejuaraan ini bisa meningkatkan kualitas permainan anak-anak,” tandas Yuni.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER