BETANEWS.ID, KUDUS – Turnamen bulutangkis Simpang 7 Master bakal digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kudus pada Kamis-Minggu 17-20 Februari 2022. Kejuaraan tingkat SD dan MI se-Karesidenan Pati itu mempertandingkan kelas I sampai kelas VI di GOR Djarum Kaliputu, Kecamatan Kudus.
Sekretaris Umum PBSI Kudus, Raventus Pongoh mengatakan, turnamen Simpang 7 Master arahnya untuk pembinaan. Oleh sebab itu, pihaknya memisahkan pertandingannya itu per tingkat, mulai dari kelas I-II SD/MI, kemudian kelas III-IV SD/MI, dan kelas V-VI SD/MI.
“Kalau kami gelar open kasihan karena tidak seimbang. Misalnya kelas enam bertemu kelas dua kan tidak seimbang,” ujar Raventus, Selasa (18/1/2022).
Baca juga: PBSI Kudus Gelar Rapat Pleno, Bahas Lima Turnamen Bulutangkis
Format pertandingan yang dibuat per tingkat ini merupakan format yang sama seperti Simpang 7 Master di 2019 lalu. Sedangkan di 2021 lalu tidak ada even karena pandemi Covid-19.
“Tujuan dari even ini untuk pembibitan dan menggairahkan turnamen bulutangkis di Kudus sekaligus sebagai pembinaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Penasehat PBSI Kudus, Eddy Prayitno mengapresiasi gelaran Simpang 7 Master yang akan digelar bulan depan. Terlebih di dua tahun terakhir tidak ada even bulutangkis di Kota Kretek.
“Keinginan kami di Simpang 7 Master 2022 ini di bawah kepengurusan bu Ketum Yuni Kartika dapat terselenggara dengan baik. Peran Disdikpora Kudus juga penting untuk mengajak siswa-siswinya ikut serta,” ungkapnya.
Baca juga: Yuni Kartika Terpilih jadi Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus
Dia berharap agar siswa bermain maksimal di Simpang 7 Master ini. Selain itu bermain sportif.
“Tetap semangat dan jangan minder menghadapi siapapun,” imbuhnya.
Diketahui, PBSI Kudus tahun ini menyelenggarakan lima turnamen bulutangkis. Dimulai dari turnamen Simpang 7 Master pada Februari, Kretek Cup pada Maret, dan Bitingan Master di Agustus. Kemudian ada agenda Bupati Cup di Oktober, dan Muria Cup di November.
Editor: Ahmad Muhlisin

