BETANEWS.ID, SOLO – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo masih menggelar operasi pasar minyak goreng harga Rp14 ribu per liter hingga 23 Maret 2022. Kebijakan ini tetap dilaksanakan karena sudah dijadwalkan, sebelum adanya aturan baru yang mencabut Harga Ecer Tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan premium.
Ditemui di sela-sela operasi pasar di Taman Cerdas Jebres, Kepala Bidang Pelayanan dan Pengembangan Perdagangan, Disdag Solo, Training Hartanto membantah pihaknya tidak mengikuti aturan dari pusat.
Menurutnya, operasi pasar tersebut tetap dilaksanakan lantaran memang sudah terjadwalkan sebelumnya. Sehingga, kegiatan tersebut terus berjalan hingga waktu yang telah dijadwalkan.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Langsung Menggila Sejak HET Dihapus
“Karena kita sudah ada kesepakatan sebelum ada edaran dari Kemendag. Kita sudah ada MoU dengan PT Wahana Raya,” ungkap Training.
“Jadi kita kemarin untuk Bulog kan menjadwal di lima kecamatan, yang terakhir besok Rabu di Kecamatan Pasar Kliwon. Kita sudah teragendakan, sehingga masih ada titik operasi pasar di Jebres, Balai Kota Solo, dan terakhir di Pasar Kliwon,” papar Training.
Namun, setelah jadwal operasi pasar tersebut selesai digelar, Training menyebut bahwa tidak akan ada lagi kegiatan serupa. Karena, pada Surat Edaran (SE) Kemendag yang baru tidak tercantum kegiatan operasi pasar tersebut.
“Karena ini kan cuma jadwal yang sudah teragendakan. Besok ada di Balai Kota yang sudah terjadwal juga dari kemarin-kemarin,” tambah Training.
Baca juga: Lihat Harga Minyak Goreng di Atas Rp23 Ribu, Warga: ‘Bukan Kaget Lagi, Jantungan’
Di samping itu, sejak operasi pasar minyak goreng dilaksanakan Februari lalu, sudah ada sebanyak 46.800 liter minyak goreng yang disalurkan. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa pasar tradisional, serta wilayah kecamatan dan kelurahan.
“Kita mulai awal itu 22 Februari di Pasar Legi, terus lanjut di wilayah kecamatan dengan Bulog, kemudian dari PT Bres dari Provinsi, kemudian kita alihkan ke Pasar, ada yang ke Kelurahan dari PT DKI, kemarin dengan DKI, besok juga dengan DKI yang dharma wanita,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

