BETANEWS.ID, SEMARANG – Sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2022, Kota Semarang kembali ditetapkan turun statusnya dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, penurunan status level PPKM tersebut menjadi kabar baik untuk masyarakat di wilayah yang dipimpinnya.
“Bapak, ibu, kawan – kawan, kabar baiknya covid sudah semakin terkendali. Tadi pagi jumlah penderita covid di Kota Semarang tinggal 71 orang,” jelasnya, Kamis (23/3/2022).
Baca juga : Kasus Covid-19 Tembus 780 Orang, Wali Kota Semarang Pastikan Tempat Isolasi Aman
Meski demikian, Hendi mengingatkan, agar masyarakat tidak mengabaikan persoalan Covid-19, meskipun upaya pengendalian efektif dilakukan.
“Namun toh begitu covidnya belum selesai. Kuncinya tetap ada pada sedulur – sedulur. Maka prokes, pakai masker, dan lain – lainnya jangan sampai lupa,”katanya.
Dia meminta agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster untuk segera berkomunikasi pada lurah setempat.
“Dua setengah bulan kita menangani Covid Omicron, yang meninggal lebih dari 200. Sebanyak 60 persen karena vaksin belum lengkap, kemudian 40 persen karena lansia dan komorbid,”paparnya.
Baca juga : Semarang PPKM Level 1: Kapasitas Mal Bisa 100 Persen, Wisata 75 Persen
Untuk itu, dia berharap warga Kota Semarang antusias melakukan vaksin booster. Hal itu demi kesehatan warga Kota Semarang. Capaian saat ini tak akan terjadi jika masyarakat dan pemerintah tak bersama-sama.
“Jadi kalau berjalan sendiri-sendiri tak bisa. Kita harus kompak,” pesannya.
Editor : Kholistiono

