31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kasus Aktif Covid-19 di Kudus Terus Naik, Hari Ini Tembus 100

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari laman corona.kuduskab.go.id pada hari ini, Kamis (10/2/2022) , kasus Covid-19 tercatat sebanyak 101 kasus.

Dari data tersebut, terlihat ada penambahan kasus untuk hari ini sebanyak 18. Sedangkan untuk kemarin, Rabu (9/2/2022) terjadi penambahan kasus sebanyak 41.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi mengatakan, naiknya kasus Covid-19 tersebut, berasal dari klaster keluarga. Bahwa ada beberapa di antara mereka yang diketahui melakukan perjalanan dari luar kota.

-Advertisement-

Baca juga : Kasus Covid di Kudus Merangkak Naik, 12 Orang Jalani Perawatan di RS

“Rata-rata klaster keluarga. Karena perjalanan dari luar kota. Tambahan kasus yang ada, berdasarkan hasil testing atau skrining pada hari itu,” ungkap Andini saat dimintai keterangan.

Melihat bertambahnya kasus, DKK Kudus langsung melakukan tracing yang menyasar mereka yang kontak erat dengan pasien positif. Di samping itu, percepatan vaksinasi juga terus dilakukan.

“Meski banyak kasus yang ditemukan, treatment juga tetap kita lakukan. Untuk saat ini kita banyak fokus tracing ke kontak erat, mengingat kasus semakin tinggi,” bebernya.

Di sisi lain, upaya Pemkab Kudus dalam mengantisipasi lonjakan kasus ini pun sudah dilakukan sejak awal. Bupati bersama unsur Forkompinda berkali-kali melakukan koordinasi untuk merancang langkah terbaik mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19.

“Semua elemen kita ajak, camat, dinas terkait, bagaimana membuat Surat Edaran yang sesuai. Sebagai langkah antisipasi, jangan sampai hal seperti bulan Juli kemarin, Kudus yang menjadi zona gelap (penyebaran kasus covid-19),” jelas Bupati Kudus HM Hartopo.

Hartopo meminta semua elemen terkait agar saling berkoodinasi. Camat dengan semua kepala desa hingga ketua RT dan RW bisa menyosialisasikan langkah antisipasi lonjakan covid. Yang sebelumnya abai, diminta untuk kembali digerakkan.

Baca juga : Antisipasi Covid Gelombang 3, Pemkab Kudus Gandeng Perguruan Tinggi Kesehatan

Meski sampai sekarang di Kudus belum terdeteksi varian baru virus Covid-19 yakni Omicron, Hartopo selalu meminta untuk terus perketat prokes

“(Omicron) lebih ganas penularannya daripada Delta. Harus lebih disiplin prokes. Jangan sewaktu-waktu buka masker. Harus benar-benar steril,” ingat Hartopo.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER