31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Duet Gibran dan Juliyatmono Obrak-abrik Pertahanan Tim Garuda Merah

BETANEWS.ID, SOLO – Turnamen Piala Gibran “SIWO-PWI” 2022 dibuka dengan laga eksibisi antara tim Garuda Merah dan Garuda Putih di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (12/2/2022). Tergabug dalam tim Garuda Putih, Gibran sukses mencetak gol dan berhasil memenangkan pertandingan.

Dalam pertandingan tersebut, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menjadi striker tim Garuda Putih. Dalam tim bertsebut juga diisi oleh legenda Timnas Indonesia, Eddy Harto, Agung Setyabudi, Didik Darmadi, Adityo Darmadi, Bambang Nurdiansyah. Pelatih Tim Dewa United, Kas Hartadi, juga bergabung dalam Garuda Putih. Lalu, masih ada nama Rocky Putiray, Ophan Lamara, Akmal Marhali, dan Ronny Tanuwijaya.

Sementara itu, tim lawan, yakni Garuda Merah berisi nama Pelatih Persijap Jepara, Jaya Hartono, Budiawan Hendratmo, Legenda PSIS Semarang, Teddy Tyahjono, CEO Persib Bandung, Robby Darwis, legenda Timnas Indonesia, Achmad Muhariyah legenda PSIS Semarang, Kurniawan Dwi Yulianto.

-Advertisement-
Pertandingan eksibisi dalam Piala Gibran 2022. Foto: Ist

Baca juga : Wartawan dari Berbagai Kota Ikuti Turnamen Piala Gibran 2022

Lalu Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Frans Sinatra Huwae yang merupakan Pelatih PSCS Cilacap, Rully Nerre, Herry Kiswanto, Ferrol Hattu, Riduan Sirait yang merupakan legenda sepak bola Indonesia dan Bupati Tanah Laut, Sukamta. Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bergabung bersama Garuda Merah.

Meski turnamen berlangsung di tengah hujan lebat, kedua tim begitu bersemangat mengikuti pertandingan.

Jalannya pertandingan

Duet Gibran yang bernomor punggung 7 dan Juliyatmono langsung mengobrak-abrik lini pertahanan Garuda Merah. Hasilnya, Juliyatmono membobol gawan Garuda Merah dan membawa Garuda Putih unggul lewat tendangannya. Beberapa menit kemudian, Gibran mampu mengonversi umpan ciamik Juliyatmono. Gibran berhasil membawa timnya unggul 2-0.

Tak butuh waktu lama, Juliyatmono kembali mencetak gol kedua. Tendangan jarak jauhnya gagal diantisipasi kiper lawan. Bupati Karanganyar itu langsung berselebrasi merayakan keunggulan Garuda Putih. Seusai gol ketiga, Gibran mulai tampak kelelahan. Dia beberapa kali terhenti hingga akhirnya digantikan.

Garuda Merah memperkecil kedudukan. Hasilnya Kapolresta Solo berhasil memperkecil ketertinggalan. Selang beberapa menit kemudian, giliran Gubernur Kalsel mencetak gol. Selang beberapa menit, tim Gibran kembali mencetak gol dan menutup babak pertama dengan skor 4-2 untuk Garuda Putih. Kondisi cuaca yang tidak memungkinan membuat laga tidak hanya berlangsung satu kali.

Ditemui usai pertandingan, Gibran mengatakan, bahwa ia berhasil mencetak gol lantaran kerja tim dan umpan yang bagus. Ia juga semangat meski terjadi hujan lebat saat pertandingan berlangsung.

Gibran juga sangat mengapresiasi para pejabat yang hadir menyempatkan waktunya untuk bertanding. Menurutnya, semua sangat semangat dalam mngikuti pertandingan tersebut.

“Ya ini saya sangat senang seklai ya, bupati-bupati, gubernur, bisa merasakan rumput di Stadion Manahan,” kata dia.

Dengan hardirnya sejumlah kepala daerah tersebut, Gibran berharap agar bisa lebih solid lagi. Ia juga berharap, ke depannya, pertandingan serupa juga bisa kembali diselenggarakan. Terlebih, venue-venue olah raga yang berada di Solo sudah berstandar internasional.

“Venue kita kan banyak, standar internasional semua, ya kita ini pengen menunjukkan bahwa Solo itu siap untuk dijadikan tuan rumah, olah raga apappn itu. Jadi ya salah satunya ini piala PWI ini, liuar biasa sekali ini partisipasi dari para Gubernur dan Bupati-Bupati,” ucapnya.

Baca juga : Sandiaga Uno Sebut Sport Tourism Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Lebih lanjut, seharusnya dalam pertandingan tersebut juga turut mengundang tokoh nasional, seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Namun, dikarenakan aturan dari Menko Marinvest bahwa kepala daerah dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi tidak boleh bepergian, maka mereka tidak bisa hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

“Karena ada arahan khusus dari Pak Menko ndak boleh ke luar kota dulu karena angka covidnya tinggi, Jakarta, Jawa Barat kan lagi tinggi-tinggi. kalo saya ndak, Gubernur yang tinggi angka covidnya. Tapi nggak masalah, beliau memang orang yang super sibuk dan tadi juga udah meluangkan waktunya mengisi seminar secara online, tenang aja,” terangnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER