BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menunjuk Dinasty Smart Hotel sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) untuk para tenaga kesehatan (nakes). Hal itu menyusul nakes yang banyak terpapar Covid-19.
Gibran Mengatakan, bahwa hotel tersebut rencananya akan disewa selama kurang lebih satu bulan ke depan. Menurutnya, hotel bintang dua di Jalan MT Haryono Nomor 80, Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo itu dinilai representatif, sehingga dipilih untuk dijadikan tempt isoter untuk nakes.
Baca juga : Isoter di Solo Mulai Terisi, Rumah Sakit Mulai Rawat Pasien Covid-19
“(Pertimbangannya) ya lokasi itu enak, itu juga hotel yang representatif. Itulah yang penting,” ujar Gibran, Jumat (25/2/2022).
Gibran mengatakan, jumlah nakes yang terpapar saat ini mencapai 589 orang. “Ini kan jumlah kasusnya bertambah terus, nakes yang terpapar juga tambah banyak. Antisipasi nanti kalau kurang ditambahi meneh,” imbuhnya.
Sementara, Kepala BPBD Kota Solo, Nico Agus Putranto mengatakan, penambahan hotel sebagai salah satu tempat isolasi bagi nakes tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan hotel serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Menurutnya, tidak semua hotel bersedia untuk dijadikan sebagai lokasi isolasi.
“Pertimbangannya di situ (Dinasty Smart Hotel) karena hotel yang mau. Tidak semua hotel mau, ada hotel yang bersedia untuk tempat isoter, tapi tidak semua hotel mau,” jelasnya.
Adapun dalam hotel tersebut, terdapat 27 kamar yang nantinya akan digunakan untuk isolasi nakes. Selain itu, dipilihnya hotel tersebut sebagi lokasi isoter lantaran adanya ruang terbuka yang menjadi persyaratan utama untuk isoter.
Baca juga : Antisipasi Isoter di Ndalem Priyosuhartan Penuh, Rumkitlap Benteng Vastenburg Solo Diaktifkan Kembali
“Ada ruang terbuka jadi yang di sana, nyaman bisa melakukan aktivitas olahraga dan aktivitas berjemur, sehingga pemulihan kesehatan lebih cepat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan, bawa saat ini pasien yang menjalani isolasi di beberapa lokasi isoter tidak terlalu banyak.
“Alhamdulilah untuk update pasien tidak terlalu besar. Graha Wisata 20 orang, Priyosuhartan 18 orang. Karena semua pasien laki-laki sudah habis, Priyosuhartan untuk perempuan, laki-laki di Graha wisata,” tandas Nico.
Editor : Kholistiono

