BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus berhasil meraih penghargaan terbaik nasional dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2021.
Penghragaan ini di raih dalam kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) Nasional tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia secara daring pada 1 hingga 2 Desember 2021 lalu.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kudus Wahyu Haryanti melalui Pustakawan Ninik Mustikawati mengatakan, PLM tersebut diikuti 33 Dinas Perpustakaan Provinsi, 272 Dinas Perpustakaan Kabupaten, dan 2.289 Perpustakaan Desa di Indonesia serta Kementerian dan Lembaga Negara.
“Raihan ini berkat dimulainya progam transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sejak tahun 2019. Dan hingga saat ini di Kabupaten Kudus masih aktif menjalankan progam tersebut, dan ini kedua kalinya mendapatkan peghargaan,” jelasnya, Sabtu (15/1/2022).
Baca juga: Budidaya Ikan, Program Inklusi Sosial untuk Pegawai Perpustakaan Kudus
Kemudian untuk perpustakaan berbasis ibklusi sosial di Kudus sendiri sudah direalisasikan di lima perpustakaan desa yaitu Desa Loram Wetan, Jati Kulon, Tumpang Krasak, Janggalan, dan Gulang.
“Tujuan dari PLM sendiri selain untuk mendukung kepercayaan diri peserta dalam menjalankan program yang memberdayakan masyarakat, juga untuk memfasilitasi proses saling belajar dan berbagi pengalaman antar perpustakaan,” tambahnya.
Baca juga: Produk dari Kelas Merajut Perpustakaan Kudus Sudah Bisa Dipasarkan
Dari penghargaan yang diraih tersebut, Ninik berharap bisa selalu mempertahankan prestasi dan selalu berinovasi agar masyaraka tertarik untuk ikut membangun perpustakaan yang digemari banyak orang.
“Setelah mendapatkan penghargaan saya berharap bisa selalu berinovasi agar semakin banyak lagi masyarakat yang ikut dalam program kegiatan transformasi perpustakaan yang berbasis inklusi sosial,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

