Belum Serahkan RAB, 14 Pengkab KONI Kudus Terancam Tak Terima Anggaran 2021

BETANEWS.ID, KUDUS – 14 pengurus kabupaten (Pengkab) cabang olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus terancam tak mendapatkan anggaran 2021. Menurut Ketua KONI Kudus Imam Triyanto, 14 Pengkab tersebut belum menyerahkan rancangan anggaran biaya (RAB) yang telah digunakan pada tahun ini.

Kemungkinan tak cairnya anggaran ini juga dipengaruhi APBD 2021 yang menggunakan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), dengan syarat harus yang paling mendesak. KONI Kudus pun harus mendata semuanya sebelum diserahkan ke Pemkab Kudus.

“Kalau tidak menyerahkan RAB, kita mau ngasih (dana) gimana? Risiko bagi kami, karena itu ada aturannya,” kata Imam saat ditemui di Kantor KONI Kudus, Senin (24/1/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Dipecat Sebelum Lunasi Gaji Pemain Persiku, Ardy: ‘Sampai Sekarang Dana dari Pemkab Belum Turun’

14 Pengkab yang belum menyerahkan RAB, itu adalah PERBASASI (Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia), ESI (E-sport Indonesia), PERDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia), PERGATSI (Persatuan Gateball Seluruh Indonesia), FOBI (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia), TI (Taekwondo).

Kemudian ada PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia), Aeromodelling, Wushu, PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia), IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), PERSEROSI (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia), KODRAT (Keluarga Olahraga Tarung Derajat), dan Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI).

Imam menyebut, sebenarnya semua cabor di Kudus mendapatkan dana anggaran sesuai dengan kebutuhan. Asal, mereka menyerahkan RAB kepada KONI Kudus.

“Sepanjang mereka menyerahkan RAB, SK (surat keputusan) yang masih berlaku, dan masih sah menjadi anggota KONI, kami akan tetap memberikan pembinaan. Tapi kalau tidak, kita tidak punya dasar. Karena ini kan uang pemerintah, dana dari pemerintah. Tetap kita perjuangkan,” jelasnya.

Pada dasarnya, Imam menegaskan bahwa di dalam tubuh KONI sendiri tidak ada masalah. Asal para Pengkab menyerahkan RAB, KONI Kudus akan memberikan dana hibah, meski tidak sesuai dengan RAB yang diajukan.

Imam membeberkan, anggaran di Perkada yang disetujui untuk Pengkab Kudus sebesar Rp750 juta, dan Rp500 juta untuk Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus. Dana Rp750 juta itulah yang akan dibagi kepada 50 cabor di KONI.

Baca juga: PBSI Jateng Sebut Simpang 7 Master Bisa Jadi Role Model Pembinaan Usia Dini

“Namun karena ada Pengkab yang tidak menyerahkan RAB, uang kita alokasikan ke Pengkab lain,” lanjutnya.

Menurut Imam, KONI Kudus telah beberapa kali mengundang Pengkab untuk membahas terkait hal ini. Apa alasan mereka tidak menyerahkan RAB, untuk selanjutnya bisa dicari solusinya.

“Seharusnya, nyuwun sewu, kalau mereka mementingkan atletnya, bukan egonya sendiri, kan datang. Menyerahkan SK plus RAB kebutuhan untuk atletnya. Tapi kalau ndak, kita juga nggak bisa. Mau dikasih berapa, terus acuannya apa. Jadi intinya kalau tidak ada RAB, tidak kita kasih (dana hibah),” tegasnya.

“Kita tidak ada istilah pilih-pilih. Asal cabor itu sah diakui Jateng dan Pemerintah Daerah, kita tetap merangkul semuaya. Tetap dapat semua. Dengan acuan prestasi dan kebutuhan real,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER