BETANEWS.ID, KUDUS – Sekolah rusak kembali ditemukan di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Jika sebelumnya di SD 6 Terban yang beberapa ruang kelas maupun teras sekolah plafonnya ambrol, kondisi yang sama juga ditemukan di SD 2 Klaling.
Terlihat, plafon yang berada di ruang kelas I berlubang. Kayu atap pun terlihat sudah rapuh. Agar tidak runtuh mengenai siswa yang sedang belajar, dua batang bambu digunakan untuk menyangga.
Kepala SD 2 Klaling Kusiyah mengatakan, keadaan seperti ini sudah lama terjadi. Sejak ia menjabat kepala sekolah pada tahun 2018, eternit kelas I sudah rusak.

Baca juga : Sekolah Rusak Ditemukan Lagi di Kudus, Kabid Dikdas: ‘Jika Memungkinkan Dianggarkan di APBD Perubahan’
Agar bisa segera diperbaiki, ungkap Kusiyah, pada tahun 2019 sekolah pun telah membuat proposal permohonan perbaikan. Pada tahun 2020, permohonan tersebut sudah diverifikasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus.
“Di tahun 2020 juga sudah di-ACC. Katanya menunggu tahun 2022 ini akan diperbaiki,” kata Kusiyah, Senin (17/1/2022).
Bukan hanya perbaikan di kelas I, lanjut Kusiyah, perbaikan juga diusulkan untuk kelas V dan VI. Di mana, kondisi eternit juga sama-sama rusak, tapi tidak separah kelas I.
“Untuk RAB, kita mengajukan untuk perbaikan 3 lokal. Jumlahnya Rp 300 juta. Katanya tahun ini, SD 2 Klaling menjadi prioritas untuk perbaikan,” katanya.
Guru maupun siswa dihantui rasa was was saat musim hujan tiba. Mereka takut jika sewaktu-waktu plafon tiba-tiba jatuh dan menimpa yang berada di bawahnya. “Siswa dan guru merasa was-was, apalagi waktu hujan. Itu kami takut,” ucapnya.
Namun, katanya, sebenarnya sekolah tidak tinggal diam dengan keadaan yang ada. Dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), secara bertahap di tahun 2019 hingga 2020 perbaikan eternit sudah dilakukan. Terlebih untuk perbaikan eternit di lorong-lorong sekolah yang juga rusak dan perbaikan genteng.
“Kita sendiri sudah ada usaha untuk memperbaiki. Perawatan juga rutin kita lakukan. Kalau memang seandainya nanti rusak lebih parah, kegiatan belajar mengajar akan kita pindahkan ke halaman masjid,” paparnya.
Baca juga : Bupati Cek Plafon SD yang Ambrol Timpa Siswa, Hartopo : ‘Harusnya Sekolah Proaktif’
Terpisah, Koordinator Bidang Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus Moch Zubaedi saat dihubungi lewat sambungan telepon mengungkapkan, bahwa perbaikan SD 2 Klaling masuk dalam skala prioritas. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, Rp 200 juta akan digelontorkan untuk perbaikan kelas di sekolah tersebut.
“Insya Allah awal Bulan Maret ini akan dilaksanakan perbaikan. Kami akan datang mengecek keadaan sekolah dulu, untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

