BETANEWS.ID, SOLO – Solo menjadi kota kedua di Jawa Tengah setelah Semarang yang punya Hetero Space. Pusat belajar sekaligus inkubasi bagi UKM dan usaha rintisan (StartUp) tersebut diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Minggu (19/12/2021).
Saat tiba di Hetero Space yang berada Jl Jendral Urip Sumoharjo 92, Ganjar bersama istri, Siti Atikoh, langsung menengok satu per satu stan kuliner yang ada di halaman bangunan bekas DPU itu. Ganjar juga sempat mencoba vending machine yang berisi produk UMKM.

Saat meninjau sejumlah ruangan yang ada di Hetero Space Solo, Ganjar menyempatkan diri untuk berdialog dengan sejumlah calon perusahaan rintisan yang sedang mengikuti booth camp di sana. Di antaranya adalah Daniel asal Papua Barat, Fadil asal Banda Aceh, dan beberapa lainnya.
Baca juga: Ganjar Resmikan Hetero Space Solo, Pusat Belajar UKM dan StartUp Berfasilitas Keren
“Temen-temen di Solo yang kreatif, yang mau jualan, yang mau latihan, cari akses modal dan pendampingan, carilah ke sini,” tutur Ganjar di sela kegiatan.
Ganjar melihat sendiri banyak sekali anak kreatif yang membuat produknya dengan bagus. Ganjar punya mimpi memiliki bisa membantu melahirkan perusahaan rintisan calon unicorn dari Indonesia.
“Ngimpiku ming ngono thok (mimpiku hanya itu),” kata Ganjar.
Apalagi, kata Ganjar, Hetero Space Solo memiliki tempat dengan fasilitas yang sangat cukup. Dia mencontohkan pemikiran Ki Hajar Dewantoro Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madyo Mangun Karso Tut Wuri Handayani.
Ganjar mengatakan pemuda-pemudi kreatif harus mau bergerak untuk berkreasi dan menginspirasi. Lalu secara bersama-sama merawat inovasi dengan kolaborasi. Kemudian dorongan dan motivasi diberikan oleh pemerintah.
“Anak-anak muda mesti memanfaatkan. Kalau bahasanya Mas Gibran, wajib. Karena banyak anak kreatif yang ada di solo ini bisa membuat tendangan-tendangan yang luarbiasa,” tandas Ganjar.
Sebagai informasi, meski memiliki nama yang sama, ada beberapa perbedaan antara Hetero Space di Semarang dan Solo. Hetero Space di Semarang fokusnya untuk Startup digital, UMKM dan industri kreatif. Sementara di Solo, fokusnya pada kriya, seni pertunjukan dan game.
Baca juga: Resmikan Kampus UMKM, Ganjar : ‘Kita Akan Buat di Banyak Titik’
Hetero Space dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa digunakan individu, komunitas, maupun perusahaan rintisan. Dengan membayar sejumlah uang, mereka bisa bebas bekerja di komunal area dengan fasilitas minum dan snack atau makanan ringan.
Selain komunal space, ada meeting room, event space, serta private office. Untuk yang disebut terakhir selama masa pandemi banyak dicari orang yang ingin punya tempat kerja yang khusus.
Hetero Space merupakan sebuah ekosistem builder. Hetero Space lahir sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk siap bersaing di sektor ekonomi kreatif dengan negara lain.
Editor: Ahmad Muhlisin

