Ganjar Resmikan Hetero Space Solo, Pusat Belajar UKM dan StartUp Berfasilitas Keren

BETANEWS.ID, SOLO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Hetero Space di Kota Solo, di Jl Jendral Urip Sumoharjo 92, Minggu (19/12/2021). Dalam peresmian itu, ia didampingi oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Pusat belajar sekaligus inkubasi bagi UKM dan usaha rintisan tersebut menempati bekas gedung DPU Kota Solo, dan menelan biaya lebih kurang Rp 2,2 miliar. Selain fasilitas perkantoran, adapula Maker Space, studio, event space dan gaming area.

Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka meresmikan Hetero Space di Kota Solo, Minggu (19/12/2021). Foto: Ist.

Ganjar berharap, masyarakat di Solo bisa memanfaatkannya, dan nantinya bisa muncul usaha rintisan (StartUp) baru dan ruang belajar bagi UKM menuju atmosfer digital.

-Advertisement-

“Harapannya teman-teman yang mau jualan, latihan mau cari akses modal dan pendampingan datang lah ke sini. Tadi sudah muncul anak-anak kreatif yang sudah buat produknya. Kalau bisa kita rawat, rasanya kita dapat startup baru yang cepet unicorn. Dan itu ada di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Buka Desember Ini, Pelatihan Keamanan Digital di Solo Tampung 210 Ribu Peserta

Dalam membangun Hetero Space, Ganjar menggandeng banyak pihak, seperti Forum Komunikasi BUMD, Forum Komunikasi BUMN, dan Bank Jateng. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan calon-calon pengusaha siber tak segan mengunjungi tempat itu. Karena, banyak tersedia lembaga yang bisa memberikan akses permodalan atau sarana belajar.

“Anak-anak muda mesti manfaatkan. Kalau bahasa Mas Gibran itu tadi wajib. Karena banyak anak kreatif di Solo yang bisa membuat tendangan, tendangan yang luar biasa. Tugas saya dan Mas Gibran memfasilitasi. Fasilitasi itu sudah kita lakukan, maka tinggal manfaatkan saja,” imbuh Ganjar.

Menurut Gibran, Hetero Space merupakan perwujudan dari permintaan masyarakat yang menginginkan adanya sentra belajar bagi UMKM atau seni.

Ya awas wae, wis digawekake, pas kampanye njaluk. Iki wis digawekake. Di Solo juga banyak tempat seperti ini juga, maka dari itu manfaatkan,” tegasnya.

Baca juga: Kemendag Gandeng UNS Dorong Pelaku UKM Manfaatkan Pasar Digital untuk Ekspor

Selain itu, ia juga mewanti-wanti para pengusaha menggunakan permodalan dari bank konvensional. Menurutnya, akses modal dari bank konvensional lebih jelas, ketimbang menggunakan pinjaman online.

“Harapannya, UMKM bisa naik kelas. Ruang kolaborasi seperti tadi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jateng Ema Rahmawati akan terus melakukan penyempurnaan Heterospace Solo. Hal itu menyangkut beberapa sarana yang disesuaikan dengan kebutuhan calon usaha rintisan dan UKM di Solo.

“Setelah di Solo target di Purwokerto (Banyumas) nanti kita kolaborasi targetnya di 2022,” pungkas Ema.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER