31 C
Kudus
Kamis, Juni 30, 2022
spot_img
BerandaKUDUSAkibat Jalan Ditembok,...

Akibat Jalan Ditembok, Mobil Yeni Terisolasi dan Bisnis Terganggu

BETANEWS.ID, KUDUS – Akses Jalan Gang Kampung Pande RT 4 RW 4, Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus menjadi sengketa. Jalan yang semula lebarnya dua meter kini hanya jadi satu setengah meter saja. Akibatnya, warga protes sebab aktivitasnya terganggu, serta ada dua mobil terjebak di dalam kampung dan tidak bisa keluar.

Satu di antara pemilik mobil yang terjebak itu adalah Yeni Puspita Sari (29). Ia mengaku sudah sepekan mobil miliknya tidak bisa keluar kampung. Padahal, mobilnya itu digunakan untuk aktivitas bisnis fotografi. Apalagi, cari rental mobil sekarang itu agak susah.

“Karena mobil tidak bisa keluar, bisnis terganggu. Saya juga harus mengeluarkan uang lebih banyak dari sebelumnya. Jadi ya sangat dirugikan,” ujar perempuan yang akrab disapa Yeni kepada Betanews.id, Senin (20/12/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Akses Jalan Dibangun Tembok, Puluhan Warga Kalirejo Minta Keadilan Kades

Dia menuturkan, sebenarnya saat jalan gang itu diberi undakan semen, ia masih bisa keluar masuk kampung melalui halaman warga lain. Ia pun mengaku sudah minta izin melintas di halaman tersebut. Namun, sepekan yang lalu, akses ke halaman orang tersebut di tembok tanpa pemberitahuan.

“Karena tanpa pemberitahuan saya komplain dong, tapi jawabnya sangat kasar. Saya disuruh mengangkat mobil saya keluar ke jalan raya,” tandas Yeni.

Menurut Yeni, ada satu lagi mobil yang terjebak dan juga digunakan untuk bisnis, yakni usaha fashion.

“Intinya kami minta kepada Kepala Desa Kalirejo untuk diberikan jalan, minimal mobil bisa lewat. Sehingga kami warga Kampung Pande bisa hilir mudik, dan tak ada kendala lagi,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Istri Gugat Cerai Suami Meningkat, 1.728 Perempuan Pilih jadi Janda di 2021

Terpisah, Kepala Desa Kalirejo Agus Haryanto mengatakan, akan mencari solusi atas perkara warga Kampung Pande. Pihaknya meminta waktu sepekan untuk memutuskan perkara tersebut. Sebab ia harus mediasi terlebih dulu dengan warga yang menutup akses jalan dengan tembok, yakni Hindun dan Suradi.

“Insyallah ada solusi. Bahkan tadi sudah ada lampu hijau dari keluarga Hindun dan Suradi yang sedia memberi akses jalan untuk Kampung Pande,” tandas Agus.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler